Duel Tablet Terbaru Samsung: Pilih Galaxy Tab S12 Ultra atau Tab S12+?
VGI.CO.ID - Pasar tablet global belakangan ini cukup dinamis, lho. Kamu mungkin sadar kalau di kuartal pertama tahun lalu, pasar tablet sempat naik sekitar 8,5%. Banyak orang mulai mengganti perangkat lama mereka yang dibeli saat masa pandemi. Menariknya, Apple masih memimpin dengan pengiriman mencapai 13,7 juta unit atau naik 14,0%. Sementara itu, Samsung mencatat angka 6,6 juta unit, yang sayangnya turun 5,2%. Karena biasanya Samsung merilis tablet andalan mereka di akhir kuartal ketiga (seperti Tab S11) atau awal kuartal keempat, penurunan ini memang bikin penasaran, terutama dengan peluncuran seri Tab S12 yang baru saja terjadi minggu ini.
Kriteria Penilaian: Memilih Tablet yang Pas untukmu
Sebelum kita terjebak dalam angka spesifikasi yang bikin pusing, mari kita buat batasan.
Memilih tablet itu sangat subjektif.
Kita akan menilai berdasarkan beberapa kriteria utama: kebutuhan produktivitas, kenyamanan konsumsi media, dan tentu saja, nilai uang yang kamu keluarkan.
Apakah kamu butuh layar raksasa untuk desain, atau sekadar tablet praktis untuk nonton streaming?
Jangan asal beli hanya karena label 'Ultra' atau 'Plus'.
Mari kita bedah lebih dalam.
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra: Si Raksasa dengan Performa
Mari bicara soal Samsung Galaxy Tab S12 Ultra.
Seri Ultra ini adalah satu-satunya model Tab S yang selalu dapat jatah upgrade tahunan.
Tapi jujur saja, upgrade kali ini mungkin kurang membuat jantung berdebar.
Kalau kita bandingkan dengan seri sebelumnya, Tab S11 Ultra, Samsung cuma melakukan beberapa perubahan kecil.
Mereka mengganti chipset, menghapus varian penyimpanan 128GB, dan memberikan opsi warna abu-abu baru.
Soal dapur pacu, Samsung memilih Dimensity 9500.
Memang, ini bukan chipset terbaru dari MediaTek.
Kabarnya, Dimensity 9600 Pro jauh lebih cepat dan hemat daya (bisa sampai 61% lebih efisien di pengujian multi-core).
Tapi, mungkin saja chip itu belum siap saat peluncuran Tab S12.
Meski begitu, Dimensity 9500 bukan barang remeh.
Dengan CPU berbasis Arm C1, ia menawarkan peningkatan performa single-core hingga 32% dan multi-core 17% dibanding chip sebelumnya.
GPU G1-Ultra-nya juga diklaim 33% lebih kencang.
Baterainya?
Kapasitasnya masih sama, yaitu 11.600mAh.
Meskipun kita berharap ada peningkatan efisiensi yang signifikan, hasilnya justru mirip dengan pendahulunya.
Tapi ingat, performa baterai seri sebelumnya sudah sangat baik, jadi ini bukan masalah besar.
Dengan harga $1.400 / €1.540 / ₹150.000 untuk model dasar 12/256GB, kamu harus benar-benar yakin membutuhkan layar 14,6 inci tersebut.
Samsung Galaxy Tab S12+: Alternatif yang Lebih Ringkas?
Sekarang, bagaimana dengan Samsung Galaxy Tab S12+?
Model ini hadir menggantikan Tab S10+ yang berusia dua tahun, mengikuti pola rilis Samsung yang selang-seling.
Dibandingkan dengan Dimensity 9300+ pada model tahun 2024, jelas ada peningkatan performa yang lebih terasa.
Namun, di luar chipset, perubahannya sangat minim.
Samsung memberikan sedikit sentuhan pada layar menjadi 12,6 inci, sedikit lebih besar dari standar 12,4 inci sejak seri Tab S6+.
Kapasitas baterainya juga naik tipis ke 10.600mAh dari sebelumnya 10.090mAh.
Sayangnya, Samsung justru menghilangkan kamera ultra-wide 8MP yang ada di seri S10+.
Walaupun mungkin jarang dipakai di tablet, tetap saja terasa seperti kemunduran.
Dengan harga mulai dari $1.200 / €1.300 / ₹130.000, kamu perlu membandingkannya dengan kompetitor seperti iPad Pro 11 inci yang punya layar tandem OLED dan chipset Apple M5, meski tentu saja, sistem operasinya berbeda jauh.
Kesimpulan: Mana yang Cocok Buatmu?
Kalau kamu bertanya mana yang lebih baik, jawabannya sangat bergantung pada profil kamu.
Jika kamu adalah pengguna berat yang butuh layar maksimal untuk multitasking, editing video, atau pekerjaan kreatif, Galaxy Tab S12 Ultra tetap jadi pilihan utama.
Tapi, bersiaplah dengan harganya yang cukup menguras kantong.
Jika kamu lebih suka tablet yang lebih portabel untuk media sosial, streaming, dan browsing ringan, Tab S12+ sudah lebih dari cukup.
Namun, jangan lupa, keunggulan utama seri Tab S Samsung dibanding banyak pesaingnya adalah dukungan slot microSDXC.
Ini adalah fitur yang sering dihilangkan di banyak smartphone modern, termasuk seri A dan S milik Samsung sendiri.
Jadi, kalau kamu tipe pengguna yang butuh banyak ruang penyimpanan offline untuk koleksi film atau dokumen, pastikan tablet yang kamu beli punya slot memori ini.
Pada akhirnya, apakah kamu perlu upgrade?
Kalau kamu masih menggunakan model lama yang performanya masih oke, mungkin menahan diri adalah keputusan bijak.
Tapi kalau kamu memang butuh perangkat baru, pastikan kamu memilih model yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan penggunaan harianmu, bukan hanya sekadar mengikuti tren rilis terbaru.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah slot microSD masih tersedia di seri Samsung Galaxy Tab S12?
Ya, dukungan slot kartu microSDXC tetap menjadi salah satu nilai jual utama dan keunggulan seri Samsung Galaxy Tab S dibandingkan banyak perangkat tablet lain di pasaran.
Apa perbedaan utama chipset pada Galaxy Tab S12 Ultra dan S12+?
Tab S12 Ultra menggunakan chipset Dimensity 9500.
Sementara itu, Tab S12+ juga mendapatkan peningkatan chipset yang signifikan dibandingkan model tahun 2024 (Dimensity 9300+) karena jeda rilis dua tahun.
Apakah saya harus memilih Tab S12 Ultra untuk sekadar menonton YouTube?
Jika kebutuhan utama kamu hanyalah konsumsi media seperti streaming YouTube atau browsing ringan, Tab S12 Ultra mungkin terasa berlebihan (overkill).
Model yang lebih terjangkau atau varian plus mungkin lebih efisien untuk kebutuhan kasual tersebut.
Bagaimana perbandingan harga S12+ dengan kompetitor iPad Pro?
Samsung Galaxy Tab S12+ dibanderol mulai dari $1.200, harga yang serupa dengan iPad Pro 11 inci (Apple M5).
Pilihan ini bergantung pada preferensi kamu apakah lebih nyaman dengan ekosistem Android atau iPadOS.
Ditulis oleh: Ahmad Fauzi

Posting Komentar