BPJS Ketenagakerjaan Cikarang Sosialisasi PEKA Wujudkan Kemandirian
VGI.CO.ID - Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang menggelar sosialisasi program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) di salah satu hotel wilayah Cikarang pada Senin. Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk memulihkan sekaligus meningkatkan perekonomian para peserta pasca-terdampak risiko kerja.
Program inovatif ini dirancang agar para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan santunan, melainkan juga mampu membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan pekerja dan keluarga mereka.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang, Muhyiddin Dj, menegaskan pentingnya program ini bagi keberlangsungan hidup para peserta. Menurutnya, program ini bertujuan agar penerima manfaat mampu membangun sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi pasca-risiko.
Konsep Value Beyond Protection dalam Program PEKA
Muhyiddin Dj menjelaskan bahwa Program PEKA merupakan bagian penting dari implementasi arah strategis lembaga jaminan sosial tersebut. Konsep yang diusung adalah memberikan nilai lebih dari sekadar perlindungan atau value beyond protection kepada seluruh peserta.
Melalui pendekatan ini, pelayanan tidak lagi sebatas pemberian santunan finansial ketika terjadi risiko kecelakaan kerja atau kematian. Pihak BPJS Ketenagakerjaan kini aktif melakukan pendampingan serta pemberdayaan agar para penerima manfaat bisa kembali produktif.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta juga diberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan. Penekanan khusus diberikan pada pentingnya keberlanjutan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat yang menjalankan usaha mandiri.
Edukasi ini menyasar segmen Bukan Penerima Upah (BPU) agar mereka tetap terlindungi secara finansial selama menjalankan aktivitas ekonomi. Dengan kepesertaan aktif, para pelaku usaha mandiri dapat bekerja dengan tenang tanpa rasa cemas terhadap risiko sosial-ekonomi.
Peluncuran Nasional dan Implementasi Program Kerja
Peluncuran Nasional dan Implementasi Program Kerja
Program PEKA sendiri telah diluncurkan secara serentak di tingkat nasional pada hari Selasa, 18 Agustus 2026 yang lalu. Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat luas.
Fokus utama dari program berskala nasional ini mencakup peningkatan kompetensi, kewirausahaan, serta literasi keuangan dan usaha. Selain itu, bentuk pemberdayaan akan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat serta potensi ekonomi di masing-masing wilayah.
Sebagai tindak lanjut dari kebijakan strategis nasional tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cikarang telah menyusun jadwal pelatihan dan workshop terstruktur. Kegiatan pemberdayaan ini secara khusus ditujukan bagi ahli waris yang memiliki atau berminat mengembangkan usaha sendiri.
Pelatihan dirancang secara aplikatif agar peserta tidak hanya menerima teori pengembangan usaha semata. Model pembelajaran praktis ini diharapkan dapat langsung diterapkan peserta dalam membangun bisnis skala rumah tangga.
Pelatihan Wirausaha Kreatif dan Reseller
Salah satu materi utama yang akan diberikan kepada peserta adalah strategi jitu membangun dan mengembangkan usaha reseller dari rumah. Bisnis berbasis rumah ini dinilai sangat potensial bagi para ibu rumah tangga dan ahli waris untuk menambah pendapatan keluarga.
Tidak hanya itu, peserta juga dibekali keterampilan teknis melalui workshop pembuatan kerajinan tangan berupa Beaded Watch. Produk kreatif ini dipilih karena memiliki nilai jual tinggi serta pangsa pasar yang cukup luas di industri kerajinan.
Muhyiddin, yang akrab disapa Indhy, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memicu motivasi dan kreativitas peserta. Rasa percaya diri yang tumbuh akan menjadi modal utama bagi penerima manfaat untuk merintis usaha baru.
Penguatan Kepesertaan Segmen Bukan Penerima Upah
Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cikarang, Ridwan, terus menekankan pentingnya kesadaran jaminan sosial. Pihaknya berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha mandiri dan pekerja informal dalam segmen BPU.
Ridwan memastikan bahwa implementasi Program PEKA di wilayah Cikarang akan terus dipantau secara berkala dan berkelanjutan. Pelayanan paripurna ini menjamin bahwa perlindungan sosial tidak akan pernah berhenti setelah proses klaim santunan selesai dilaksanakan.
Melalui kegiatan sosialisasi yang intensif ini, diharapkan lahir semangat baru bagi keluarga penerima manfaat untuk terus berkarya. Kemandirian ekonomi yang tercipta nantinya akan berkontribusi langsung pada penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bekasi.
Secara keseluruhan, Program PEKA menjadi bukti nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan nilai tambah bagi pesertanya. Dengan demikian, jaminan sosial tidak hanya menjadi jaring pengaman, tetapi juga jembatan menuju kesejahteraan yang lebih baik.

Posting Komentar