Profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK

Table of Contents
Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang Di-OTT KPK | kumparan.com
Profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK

VGI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat, 13 Maret. Kabar penangkapan ini segera dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, yang membenarkan identitas pejabat yang diamankan.

Fitroh Rohcahyanto secara singkat menyatakan, "Benar, [Bupati] Cilacap," saat dikonfirmasi oleh awak media pada hari yang sama. Hingga saat ini, KPK belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dugaan perkara korupsi yang melatarbelakangi OTT tersebut.

Detail Operasi Tangkap Tangan KPK

KPK juga belum merinci jumlah pihak lain yang turut diamankan bersama Syamsul Auliya Rachman dalam operasi ini. Semua pihak yang terjaring OTT kini masih berstatus sebagai terperiksa, sebagaimana prosedur standar penanganan kasus korupsi.

Penyidik KPK memiliki waktu 1x24 jam sesuai undang-undang untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dibebaskan. Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh Syamsul Auliya Rachman atau perwakilannya terkait penangkapan yang menimpanya.

Latar Belakang dan Jejak Karier Syamsul Auliya Rachman

Detail Operasi Tangkap Tangan KPK

Syamsul Auliya Rachman merupakan sosok kelahiran Cilacap pada tanggal 30 November 1985, menunjukkan usianya yang relatif muda saat menduduki posisi penting. Ia dikenal sebagai alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sebuah lembaga pendidikan yang banyak melahirkan pejabat di lingkungan pemerintahan.

Sebelum terjun ke dunia politik dan menduduki jabatan publik, Syamsul telah meniti karier di berbagai posisi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Pengalamannya mencakup peran sebagai Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja hingga Kasubag Otonomi Daerah dan Kerjasama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap.

Perjalanan Politik dan Harta Kekayaan

Perjalanan politik Syamsul dimulai pada tahun 2017 ketika ia terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap, mendampingi Tatto Suwarto Pamuji sebagai Bupati. Selain peran eksekutifnya, ia juga aktif dalam politik partai dengan mengemban posisi Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap.

Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang, Syamsul Auliya Rachman diketahui telah terpilih untuk menduduki posisi Bupati Cilacap periode 2025-2030 bersama pasangannya, Ammy Amalia Fatma Surya. Pasangan ini didukung oleh koalisi besar partai politik seperti PKB, Golkar, PKS, Demokrat, dan PSI.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses melalui situs KPK, Syamsul terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 19 Januari 2026. Saat itu, sebagai Bupati Cilacap, total kekayaannya tercatat mencapai Rp 12.039.790.782.



Ditulis oleh: Eko Kurniawan

Posting Komentar