Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Prabowo di Peringatan Nuzulul Qur'an
VGI.CO.ID - Cendekiawan Muslim ternama, Quraish Shihab, menyampaikan doa dan pesan khusus bagi Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Quran. Acara kenegaraan tersebut berlangsung dengan khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/3).
Dalam ceramahnya, Quraish Shihab menekankan pentingnya kesadaran akan amanah kepemimpinan yang sedang diemban oleh kepala negara. Ia mengaitkan momentum turunnya Al-Qur'an dengan tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap rakyatnya.
Inspirasi Doa dari Ulama Besar Mesir
Doa yang dipanjatkan oleh pendiri Pusat Studi Al-Qur'an ini ternyata terinspirasi dari gurunya, Syekh Mutawalli Sya'rawi. Tokoh tersebut merupakan ulama besar asal Mesir yang pernah memberikan pesan serupa kepada Presiden Mesir pada masanya.
Quraish Shihab mengutip pesan gurunya bahwa segala bentuk kekuasaan di muka bumi ini pada hakikatnya bersumber dari Tuhan. Tidak ada satu pun individu yang memegang otoritas kepemimpinan kecuali atas kehendak dan izin Allah SWT.
"Kekuasaan bersumber dari Tuhan, tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak-Nya," ujar Quraish Shihab dalam ceramahnya. Ia menambahkan bahwa hal ini berlaku bagi setiap penguasa, baik mereka yang jujur mengikuti tuntunan-Nya maupun yang abai.
Prinsip spiritual ini disampaikan sebagai pengingat bahwa jabatan adalah ujian sekaligus titipan yang harus dipertanggungjawabkan. Penegasan mengenai asal-usul kekuasaan menjadi poin inti dalam refleksi Nuzulul Quran di Istana tersebut.
Harapan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia
Quraish Shihab melanjutkan ceramahnya dengan memanjatkan doa spesifik bagi keberlangsungan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menaruh harapan besar agar kebijakan pemerintah senantiasa berfokus pada upaya menyejahterakan masyarakat luas.
"Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat," ucapnya dengan nada penuh hormat di hadapan hadirin. Ia berharap takdir tersebut menjadi wasilah bagi munculnya berbagai kegiatan pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat.
Lebih lanjut, ia mendoakan agar seluruh elemen bangsa dapat bersatu membantu Presiden dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan. Sinergi antara pemimpin dan rakyat dianggap sebagai kunci utama dalam mencapai kemajuan nasional.
Tokoh tafsir Indonesia ini juga mengharapkan agar Prabowo selalu mendapatkan pertolongan Tuhan dalam menegakkan keadilan di tanah air. Baginya, keadilan dan perdamaian adalah pilar utama yang harus dijaga demi stabilitas negara.
Doa Bersama demi Kedamaian Bangsa
Pada pengujung ceramahnya, Quraish Shihab mengajak seluruh tamu undangan dan pejabat yang hadir untuk merundukkan kepala sejenak. Suasana di Istana Negara menjadi semakin syahdu saat doa kolektif dipanjatkan demi kebaikan Indonesia.
Ia memohon agar Tuhan senantiasa menghidupkan bangsa Indonesia dalam nuansa kedamaian dan keharmonisan. Doa tersebut mencakup harapan keselamatan di dunia serta keberkahan di akhirat kelak.
"Ya Allah, hidupkanlah kami dalam kedamaian dan masukkanlah kami kelak ke dalam surga-Mu yang penuh kedamaian," pungkasnya. Doa singkat namun sarat makna ini menutup rangkaian tausiyah dalam peringatan malam turunnya Al-Qur'an tersebut.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan doa Quraish Shihab untuk Prabowo disampaikan?
Doa tersebut disampaikan pada peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, pada hari Selasa, 10 Maret.
Siapa ulama yang menjadi inspirasi doa Quraish Shihab?
Inspirasi doa tersebut berasal dari guru beliau, Syekh Mutawalli Sya'rawi, yang merupakan ulama besar dari Mesir.
Apa inti pesan Quraish Shihab mengenai kekuasaan?
Inti pesannya adalah bahwa semua kekuasaan bersumber dari Tuhan dan diberikan kepada seseorang atas kehendak-Nya sebagai amanah.
Apa harapan Quraish Shihab untuk kepemimpinan Prabowo?
Beliau berharap agar Presiden Prabowo dapat menjalankan kegiatan yang mensejahterakan rakyat serta selalu mendapat pertolongan Tuhan dalam menegakkan keadilan.
Ditulis oleh: Siti Aminah

Posting Komentar