Pengangguran Kabupaten Tangerang Tertinggi di Banten Padahal UMK Rp5,2 Juta

Table of Contents

Kabupaten Seluas 1.027,76 Km2 Ini Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak di Banten, Padahal UMK Tembus Rp5 Juta Lebih - Ayo Bandung


VGI.CO.ID - Kabupaten Tangerang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pengangguran tertinggi di Provinsi Banten berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS). Wilayah seluas 1.027,76 km2 ini menyumbang angka tuna karya yang signifikan di tengah pertumbuhan industrinya yang pesat.

Ironisnya, kabupaten ini justru memiliki nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang tergolong sangat tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia. Untuk tahun 2026, pemerintah telah menetapkan besaran upah yang menembus angka lebih dari Rp5 juta bagi para pekerja di sana.

Data Pengangguran dan Besaran UMK Kabupaten Tangerang

Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025, UMK Kabupaten Tangerang resmi ditetapkan mencapai nominal Rp5,2 juta untuk tahun 2026. Angka ini mencerminkan tingginya standar industri serta biaya hidup di wilayah yang menjadi penyangga utama ibu kota Jakarta tersebut.

Namun, kesejahteraan upah yang tinggi tersebut belum mampu menyerap seluruh angkatan kerja yang ada secara maksimal. BPS mencatat terdapat total 102.510 jiwa yang saat ini masih berstatus sebagai pengangguran di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja. Ia menilai masih terjadi ketidaksesuaian kompetensi yang dimiliki oleh para pencari kerja lokal dengan kriteria perusahaan.

Penyebab Utama Tingginya Angka Tuna Karya

Data Pengangguran dan Besaran UMK Kabupaten Tangerang

"Penyebab utamanya yaitu ketidaksesuaian antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan industri," ujar Moch. Maesyal Rasyid dalam keterangannya secara resmi. Selain itu, ia menyoroti rendahnya penyebarluasan informasi mengenai lowongan kerja yang tersedia bagi masyarakat luas.

Masih terbatasnya keterampilan sebagian pencari kerja membuat posisi-posisi strategis di pabrik besar sulit diisi oleh warga setempat. Kesenjangan informasi ini mengakibatkan proses rekrutmen tidak berjalan optimal sehingga angka pengangguran tetap berada di level yang tinggi.

Selain masalah ketenagakerjaan, Kabupaten Tangerang sebenarnya tengah bersiap menyambut berbagai proyek infrastruktur strategis nasional dalam waktu dekat. Salah satunya adalah rencana pembangunan jalan tol baru senilai Rp15,5 triliun yang akan menghubungkan dua provinsi sekaligus.

Upaya Solusi dan Pengembangan Infrastruktur

Kehadiran akses jalan tol sepanjang 4,7 kilometer di wilayah Banten diharapkan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi baru bagi warga sekitar. Pembangunan infrastruktur transportasi ini diproyeksikan dapat memangkas waktu tempuh logistik dan meningkatkan daya tarik investasi daerah.

Proyek tol Banten sepanjang 32,39 kilometer juga dijadwalkan akan masuk tahap lelang pada tahun 2026 mendatang untuk mempercepat konektivitas. Pemerintah berharap integrasi wilayah yang lebih baik dapat membuka lebih banyak lapangan kerja padat karya bagi penduduk lokal.

Langkah strategis melalui pembangunan infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menekan angka pengangguran yang kini masih masif. Dengan akses yang lebih terbuka, distribusi kesempatan kerja diharapkan bisa menjangkau seluruh pelosok kabupaten secara lebih merata.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kompetensi SDM melalui berbagai program pelatihan kerja yang bersertifikasi industri. Fokus utamanya adalah menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi agar lulusannya siap pakai sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar kerja saat ini.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang menurut data BPS?

Jumlah pengangguran di Kabupaten Tangerang mencapai 102.510 jiwa, menjadikannya yang tertinggi di Provinsi Banten.

Berapa nilai UMK Kabupaten Tangerang untuk tahun 2026?

Sesuai Keputusan Gubernur Banten Nomor 703 Tahun 2025, UMK Kabupaten Tangerang ditetapkan sebesar Rp5,2 juta.

Apa penyebab utama tingginya pengangguran di Kabupaten Tangerang?

Penyebab utamanya adalah ketidaksesuaian kompetensi (mismatch) antara pencari kerja dan kebutuhan industri, serta minimnya penyebaran informasi lowongan kerja.

Berapa luas wilayah Kabupaten Tangerang?

Kabupaten Tangerang memiliki luas wilayah sebesar 1.027,76 km2.



Ditulis oleh: Maya Sari

Posting Komentar