Rahasia Jakarta Raup Cuan Triliunan Lewat Konser Artis Dunia

Table of Contents
Airlangga Ungkap Cara Cepat Buat DKI Jakarta Dapat Duit Banyak
Rahasia Jakarta Raup Cuan Triliunan Lewat Konser Artis Dunia

VGI.CO.ID - Pernah nggak sih kamu membayangkan, waktu kamu lagi asyik sing-along di konser artis favorit, ternyata di saat yang sama roda ekonomi kota kita lagi berputar kencang banget? Ternyata, mendatangkan musisi internasional atau menggelar event besar bukan cuma soal hiburan semata, lho. Strategi ini disebut-sebut sebagai jalur paling cepat buat bikin kantong DKI Jakarta makin tebal. Hal ini dibahas tuntas dalam acara seru bertajuk Kearney at 100, Jakarta at 500: Shaping the Next Global City Together yang digelar di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026 kemarin.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, punya pandangan menarik soal ini.

Menurut beliau, kalau Jakarta mau dapat duit banyak dalam waktu singkat, model pariwisata adalah jawabannya.

Kenapa gitu?

Airlangga menjelaskan kalau sektor pariwisata itu spesial banget karena bisa menghasilkan devisa tanpa kita harus repot-repot mengimpor komponen dari luar negeri.

Beda cerita kalau kita bangun pabrik atau produksi barang yang seringkali bahan bakunya masih harus beli dari negara tetangga.

Di pariwisata, yang kita jual adalah pengalaman, keramahan, dan kreativitas.

Pariwisata: Mesin Pencetak Duit Tanpa Impor

Dalam sesi tanya jawab di acara tersebut, Airlangga menekankan kalau pemerintah pusat memang lagi punya misi besar: mengejar target kedatangan 20 juta turis. Nah, Jakarta punya peran kunci di sini. Beliau mencontohkan bagaimana event seperti MotoGP Mandalika sampai konser musik kelas dunia bisa jadi magnet yang luar biasa. Masih ingat konser Kanye West yang baru saja lewat? Dampaknya nggak main-main, lho! Okupansi atau tingkat keterisian hotel di Jakarta langsung melonjak drastis sampai menyentuh angka 90%. Bayangkan saja, hampir semua kamar hotel penuh gara-gara satu event besar!

"Kalau untuk model yang paling cepat untuk mendapatkan pendapatan adalah model tourism, karena tourism menghasilkan devisa tetapi dia tidak ada impor komponennya," kata Airlangga.

Kalimat ini jadi penanda kalau Jakarta nggak cuma mau jadi pusat bisnis perkantoran saja, tapi juga ingin bertransformasi jadi pusat hiburan yang menguntungkan.

Jadi, jangan heran kalau nanti makin banyak artis papan atas yang mampir ke sini, karena dampaknya emang sedahsyat itu buat ekonomi kita semua.

Angka Fantastis di Balik Megahnya Panggung Hiburan

Nggak cuma Airlangga, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga ikut buka-bukaan soal data yang bikin kita melongo.

Pramono menyebutkan kalau ekosistem kreatif itu kontribusinya luar biasa besar buat ekonomi ibu kota.

Mari kita bedah angkanya satu-satu.

Konser Kanye West yang digelar pekan lalu saja sudah menyumbang ekonomi sampai Rp450 miliar.

Itu baru satu musisi, lho!

Belum lagi konser The Weeknd yang kontribusinya mencapai Rp250 miliar.

Angka-angka ini menunjukkan kalau antusiasme masyarakat—baik warga lokal maupun turis asing—sangat tinggi buat belanja pengalaman di Jakarta.

Selain konser musik, event olahraga dan belanja juga jadi tulang punggung. Jakarta Running Festival berhasil menyumbang Rp175 miliar. Kalau kita bicara skala yang lebih besar lagi, ada Jakarta Fair yang mencatatkan angka fantastis Rp8,2 triliun, dan tentu saja Jakarta Great Sale yang nilainya mencapai Rp26,8 triliun. Pramono melihat potensi ini sebagai peluang emas, makanya beliau meminta jajarannya supaya event-event kreatif dikelola dengan makin profesional. Beliau ingin Jakarta jadi epicentrum event yang nggak kalah keren dari kota-kota besar di dunia.

Blok M yang Kini Berasa Seperti Seminyak Bali

Ada satu cerita menarik yang dibagikan Pramono Anung. Waktu konser Kanye West (atau yang akrab disapa Ye) kemarin, ada sekitar 30 ribu orang asing yang datang ke Jakarta. Dampaknya kerasa banget sampai ke level tongkrongan. Pramono bilang, kawasan Blok M saja suasananya sudah berubah kayak di Seminyak, Bali! Hotel-hotel penuh, restoran ramai, dan bisnis-bisnis lokal kecipratan rezeki. Fenomena ini membuktikan kalau satu event besar bisa menghidupkan banyak sektor sekaligus, mulai dari ojek online, warung makan, sampai hotel bintang lima.

Makanya, ke depannya Jakarta bakal makin rajin mengundang artis luar negeri. Bulan depan saja, jadwalnya sudah padat dengan kehadiran legenda rock Guns N' Roses dan deretan musisi hip-hop. Masuk ke bulan Januari 2027, grup vokal Westlife juga siap menghibur penggemarnya di sini. "Pokoknya semua yang menghasilkan cuan silahkan datang ke Jakarta," seloroh Pramono. Beliau memang lagi semangat banget buat bikin Jakarta jadi magnet uang lewat acara-acara keren.

Misi Besar di Balik Kedatangan BTS dan Subsidi Hotel

Nah, buat para ARMY, ada kabar yang paling ditunggu-tunggu nih. Di akhir tahun nanti, boyband asal Korea Selatan, BTS, dijadwalkan bakal manggung selama 3 hari di Jakarta. Pramono Anung memprediksi kontribusi ekonomi dari kehadiran RM dan kawan-kawan ini bakal lebih fantastis lagi dibanding konser-konser sebelumnya. Dengan basis penggemar yang sangat loyal dan besar, bukan nggak mungkin catatan sejarah ekonomi baru bakal tercipta di Jakarta akhir tahun ini.

Biar warga makin semangat dan turis makin betah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah menyiapkan jurus khusus. Pramono membocorkan kalau hotel-hotel di Jakarta bakal diberikan subsidi. Tujuannya apa? Supaya hotel-hotel tersebut bisa memberikan harga diskon yang menarik buat para tamu. Dengan harga penginapan yang lebih terjangkau, harapannya masyarakat makin minat buat datang dan menginap di Jakarta saat ada event besar. Jadi, strateginya bukan cuma soal mendatangkan artis, tapi juga memastikan fasilitas pendukungnya ramah di kantong.

Kesimpulannya, tahun depan Jakarta diprediksi bakal makin sibuk dan makin kaya.

Dengan berbagai insentif dan kalender acara yang padat, pendapatan daerah dari sektor ekonomi kreatif diharapkan bisa melampaui pencapaian tahun ini.

Buat kita yang tinggal di Jakarta, bersiap-siap saja ya untuk menikmati kemeriahan kota sekaligus melihat bagaimana ekonomi kita tumbuh lewat panggung-panggung hiburan yang megah.

Yuk, kita dukung terus Jakarta jadi kota global yang makin asyik dan menguntungkan bagi semua orang!



Pertanyaan Umum (FAQ)

Mengapa pariwisata disebut model paling cepat untuk pendapatan?

Menurut Airlangga Hartarto, pariwisata menghasilkan devisa tanpa memerlukan impor komponen, sehingga keuntungan yang didapat lebih bersih dan cepat bagi ekonomi lokal.

Berapa kontribusi ekonomi dari konser Kanye West di Jakarta?

Konser Kanye West yang berlangsung di Jakarta memberikan kontribusi ekonomi mencapai Rp450 miliar dengan tingkat okupansi hotel menyentuh 90%.

Apa saja event besar lain yang menyumbang pendapatan besar bagi Jakarta?

Beberapa di antaranya adalah Jakarta Great Sale (Rp26,8 triliun), Jakarta Fair (Rp8,2 triliun), konser The Weeknd (Rp250 miliar), dan Jakarta Running Festival (Rp175 miliar).

Artis siapa saja yang dijadwalkan tampil dalam waktu dekat?

Guns N' Roses dan artis hip-hop dijadwalkan bulan depan, diikuti BTS selama 3 hari di akhir tahun, serta Westlife pada Januari mendatang.

Apa strategi pemerintah untuk meningkatkan minat masyarakat menginap di Jakarta?

Pramono Anung menyebutkan bahwa hotel-hotel di Jakarta diberikan subsidi agar bisa menawarkan harga diskon kepada pengunjung.



Ditulis oleh: Galih Nugroho

Posting Komentar