Menguak Tabir Karhutla: Apa Benar Kencana Agri Terlibat Pembakaran Lahan?

Table of Contents
Kencana Agri Disorot soal Karhutla di Kalimantan, Ini Responsnya
Menguak Tabir Karhutla: Apa Benar Kencana Agri Terlibat Pembakaran Lahan?

VGI.CO.ID - Pernah nggak sih kamu merasa sesak napas karena kabut asap yang tiba-tiba datang menyelimuti kota? Masalah kebakaran hutan dan lahan alias karhutla memang jadi isu langganan yang bikin pusing, bukan cuma di Indonesia tapi sampai ke negara tetangga. Nah, kali ini ada kabar terbaru dari dunia korporasi. Sebuah raksasa sawit yang bermarkas di Singapura, namanya Kencana Agri Ltd, lagi jadi buah bibir. Perusahaan ini kabarnya masuk dalam radar penyelidikan awal oleh pihak berwenang di Indonesia gara-gara insiden api yang muncul di area anak usahanya di Kalimantan Utara.

Ceritanya bermula ketika Singapore Exchange Regulation nggak tinggal diam.

Pada hari Kamis lalu, mereka minta penjelasan langsung alias klarifikasi dari manajemen Kencana Agri.

Isunya cukup serius: karhutla yang terjadi di tanah air dan dampaknya yang sampai menimbulkan kabut asap lintas negara.

Merespons hal itu, Kencana Agri mengakui kalau otoritas di Indonesia memang sudah mulai melirik dan melakukan penyelidikan awal terhadap kebakaran yang terjadi di lahan milik salah satu unit bisnis mereka.

Awal Mula Penyelidikan di Perbatasan Lahan

Penyelidikan yang sedang berjalan ini sebenarnya fokus pada satu dugaan kuat, yaitu adanya pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Titik apinya sendiri terpantau berada di area yang cukup sensitif, yakni di sepanjang perbatasan antara lahan milik grup perusahaan dan lahan milik pihak ketiga yang posisinya memang bertetangga.

Posisi perbatasan ini seringkali jadi zona abu-abu kalau ada kebakaran, karena api nggak kenal batas wilayah, kan?

Berdasarkan laporan dari Channel News Asia yang dipublikasikan pada Minggu, 18 Oktober 2026, manajemen Kencana Agri memberikan pembelaan yang cukup tegas.

Lewat keterbukaan informasi di bursa Singapura, mereka bilang kalau sejauh data yang mereka punya, anak usaha mereka nggak ada tuh melakukan pembukaan lahan apalagi persiapan lahan di area yang terbakar itu.

Jadi, mereka menepis tuduhan kalau sengaja membakar hutan untuk memperluas perkebunan.

Langkah Kooperatif dan Pemeriksaan Lapangan

Meski sedang disorot, Kencana Agri tampaknya memilih jalur yang kooperatif.

Mereka bercerita kalau tim penyidik sebenarnya sudah turun ke lapangan sejak September lalu untuk mengecek kondisi di lokasi terdampak.

Selama proses itu, pihak perusahaan mengaku sudah memberikan semua data dan informasi yang diminta sama bapak-bapak penyidik.

Intinya, mereka mau bilang kalau mereka nggak ada yang ditutup-tutupi.

Sampai sekarang, status penyelidikannya masih berjalan alias ongoing. Menariknya, perusahaan mengaku belum menerima surat resmi berupa tuduhan, pemberitahuan, atau permintaan informasi tambahan dari instansi pemerintah lain maupun media terkait insiden paling baru ini. Mereka tetap pada pendiriannya: tidak ada penggunaan api untuk persiapan lahan karena itu melanggar aturan internal perusahaan dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Hanya 0,09 Persen dari Total Lahan

Untuk memberi gambaran seberapa besar dampak kebakarannya, mari kita lihat angkanya.

Kencana Agri ini punya aset yang cukup besar lho, tersebar di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Total luas lahan yang mereka tanami mencapai sekitar 67.862 hektare.

Luas banget, kan?

Nah, menurut catatan mereka, kebakaran yang terjadi di konsesi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur itu berdampak pada lahan seluas kira-kira 62 hektare.

Kalau kita hitung secara matematis, angka 62 hektare itu cuma sekitar 0,09% dari total seluruh area milik mereka.

Meskipun angkanya terlihat kecil dibandingkan total luas lahan, tapi bagi lingkungan, sekecil apa pun apinya tetap saja punya dampak.

Perusahaan sendiri sudah melakukan penilaian internal awal dan menyimpulkan kalau api itu asalnya bukan dari aktivitas operasional mereka sendiri, melainkan kiriman alias merambat dari area di luar wilayah mereka.

Teknologi Drone untuk Padamkan Api

Gimana cara mereka menangani apinya?

Ternyata nggak cuma pakai cara manual.

Begitu tahu ada titik api, tim pemadam kebakaran dari anak usaha mereka langsung terjun bareng masyarakat lokal dan otoritas terkait.

Yang keren, mereka sudah pakai teknologi drone dan menara pemantauan buat melacak di mana saja titik api yang masih bandel dan aktif.

Jadi, petugas di darat bisa diarahkan dengan lebih akurat supaya apinya nggak makin meluas.

Berkat kerja keras tim di lapangan, kabarnya insiden tersebut sekarang sudah terkendali.

Tapi, bukan berarti mereka bisa santai-santai.

Langkah-langkah pencegahan dan pemantauan ekstra tetap jalan terus, apalagi saat ini kondisi cuaca lagi kering-keringnya karena musim kemarau.

Mereka sadar betul kalau sedikit saja teledor, dampaknya bisa panjang, bukan cuma soal denda tapi juga soal reputasi di mata investor internasional.

Kebijakan Zero Burning yang Jadi Taruhan

Di dunia industri sawit, ada istilah yang namanya zero burning policy atau kebijakan larangan membakar. Kencana Agri mengklaim kalau mereka menerapkan aturan ini dengan sangat ketat di seluruh operasionalnya. Protokol buat pencegahan, deteksi dini, sampai penanganan darurat katanya sudah ada di tiap perkebunan. Jadi, kalau sampai terbukti ada pelanggaran, ini tentu bakal jadi pukulan telak buat komitmen keberlanjutan mereka.

Dewan direksi perusahaan juga memberikan catatan penting kalau mereka akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini dengan saksama.

Mereka berkomitmen buat meningkatkan pengawasan di lapangan demi mengelola risiko yang mungkin muncul akibat kemarau panjang.

Bagi kita sebagai pengamat atau masyarakat awam, tentu kita berharap kebenarannya segera terungkap.

Lingkungan yang sehat adalah hak semua orang, dan transparansi dari perusahaan besar seperti Kencana Agri sangat dinantikan untuk memastikan bahwa bisnis mereka benar-benar dijalankan dengan cara yang bertanggung jawab.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa masalah utama yang dihadapi Kencana Agri Ltd saat ini?

Kencana Agri Ltd sedang menghadapi penyelidikan awal oleh otoritas Indonesia terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di area anak usahanya di Kalimantan Utara.

Berapa luas lahan yang terdampak kebakaran tersebut?

Lahan yang terdampak kebakaran dilaporkan seluas sekitar 62 hektare, atau kurang dari 0,09% dari total area tertanam milik perusahaan yang mencapai 67.862 hektare.

Apa pembelaan dari pihak Kencana Agri terkait insiden ini?

Perusahaan menyatakan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Menurut penilaian internal mereka, api diduga berasal dari area luar (pihak ketiga) yang kemudian merambat ke area perusahaan.

Teknologi apa yang digunakan perusahaan untuk memantau titik api?

Kencana Agri menggunakan drone dan menara pemantauan kebakaran untuk menemukan titik api aktif serta mengarahkan petugas pemadam kebakaran di lapangan.

Di mana saja lokasi perkebunan milik Kencana Agri?

Perkebunan dan pabrik pengolahan milik Kencana Agri berlokasi di tiga wilayah utama di Indonesia, yaitu Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.



Ditulis oleh: Bayu Setiawan

Posting Komentar