Sinopsis Creed Tayang Bioskop Trans TV 5 September 2026 Pukul 20.00 WIB

Table of Contents
Sinopsis Creed, Bioskop Trans TV 5 September 2026
Sinopsis Creed Tayang Bioskop Trans TV 5 September 2026 Pukul 20.00 WIB

VGI.CO.ID - Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu 5 September 2026, menghadirkan tayangan perdana film Creed (2015) di layar kaca Indonesia. Film yang dibintangi Michael B. Jordan dan Sylvester Stallone ini akan disiarkan pukul 20.00 WIB, menghadirkan kisah inspiratif tentang perjuangan seorang petinju muda yang mencoba keluar dari bayang-bayang legenda ayahnya.

Creed merupakan spin-off dari franchise legendaris Rocky yang sukses meraih nominasi Academy Award untuk kategori Best Supporting Actor bagi Sylvester Stallone. Film ini menawarkan perspektif baru dalam dunia tinju dengan mengusung tema keluarga, warisan, dan pencarian jati diri yang universal.

Latar Belakang Adonis Creed

Kisah dimulai pada tahun 1998 ketika Adonis "Donnie" Johnson, yang diperankan oleh Michael B. Jordan, masih menjalani masa hukuman di pusat penahanan remaja Los Angeles. Adonis adalah putra dari mantan juara kelas berat dunia Apollo Creed yang lahir dari hubungan di luar nikah, fakta yang membuat masa kecilnya penuh tantangan.

Mary Anne Creed, diperankan oleh Phylicia Rashad, yang merupakan istri sah Apollo datang berkunjung ke pusat penahanan dan menawarkan untuk menampung Adonis. Keputusan mulia Mary Anne ini mengubah hidup Adonis selamanya, memberikan kesempatan kedua yang jarang didapat anak-anak dalam situasi serupa.

Perjalanan Menuju Impian Profesional

Cepat maju ke tahun 2015, Adonis sudah tumbuh menjadi pemuda yang memiliki pekerjaan stabil di Smith Boardley Financial Group. Namun, darah petarung mengalir kuat dalam dirinya, terbukti dari kegiatan sampingannya bertanding tinju amatir di bar-bar Tijuana, Meksiko.

Setelah merasakan kemenangan di ring amatir, Adonis membuat keputusan besar dengan mengundurkan diri dari pekerjaannya yang mapan. Langkah berani ini didorong oleh tekad kuat untuk mengejar impian menjadi petinju profesional, meski harus menghadapi ketidakpastian finansial dan masa depan.

Penolakan di Delphi Boxing Academy

Adonis mencoba bergabung dengan Delphi Boxing Academy yang bergengsi di Los Angeles, sasana yang dikelola oleh Little Duke, diperankan Wood Harris. Little Duke adalah putra dari Duke Evers, pelatih legendaris Apollo Creed, yang membuat Adonis berharap ada koneksi emosional yang bisa membantunya.

Namun, harapan itu pupus ketika lamaran Adonis ditolak oleh sasana tersebut. Penolakan ini semakin memukul ketika Adonis kalah dalam pertandingan latih tanding melawan Danny "The Stuntman" Wheeler, juara kelas berat dan petinju peringkat kedua dalam daftar pound-for-pound yang diperankan oleh petinju profesional Andre Ward.

Momen Kekalahan yang Memalukan

Kekalahan terhadap Wheeler terjadi setelah Adonis dengan percaya diri menantang seluruh penghuni sasana untuk membuktikan kemampuannya. Ia bahkan mempertaruhkan mobil Ford Mustang keluaran 1967 miliknya dengan taruhan bahwa tidak ada yang bisa mendaratkan pukulan telak ke kepalanya.

Tantangan arogan ini berakhir dengan pelajaran berharga tentang kerendahan hati dan realitas dunia tinju profesional. Momen ini menjadi titik balik yang mendorong Adonis untuk mencari bimbingan yang lebih serius dalam kariernya.

Pertentangan dengan Mary Anne Creed

Mary Anne sangat menentang ambisi Adonis untuk menjadi petinju profesional, sikap yang berakar pada trauma mendalam. Tiga puluh tahun sebelumnya, ia menyaksikan suaminya Apollo Creed tewas di atas ring akibat pukulan brutal dari petinju Rusia Ivan Drago dalam pertandingan eksibisi yang tragis.

Ketakutan Mary Anne bukan tanpa dasar, mengingat tinju adalah olahraga yang penuh risiko dan telah merenggut orang yang paling dicintainya. Namun, larangan ini justru memperkuat tekad Adonis untuk membuktikan bahwa ia bisa sukses sekaligus aman di dunia yang sama yang menewaskan ayahnya.

Latar Belakang Adonis Creed

Perjalanan ke Philadelphia Mencari Rocky Balboa

Dengan tekad bulat, Adonis memutuskan pergi ke Philadelphia untuk mencari Rocky Balboa, mantan rival sekaligus sahabat karib mendiang ayahnya. Rocky adalah mantan juara kelas berat dunia yang legendaris, dan Adonis yakin hanya Rocky yang bisa melatihnya dengan benar.

Adonis menemui Rocky di restoran Italia milik Rocky yang bernama Adrian's, dinamai untuk mengenang mendiang istri Rocky. Pertemuan ini penuh emosi karena Rocky melihat bayangan Apollo dalam diri pemuda di hadapannya, sementara Adonis melihat koneksi langsung ke masa lalu ayahnya yang tak pernah dikenalnya.

Rocky Setuju Menjadi Pelatih

Awalnya, Rocky sangat enggan kembali ke dunia tinju karena pengalaman traumatis saat melatih di masa lalu. Kehilangan banyak orang yang dicintainya membuat Rocky ingin menjauh dari segala hal yang berhubungan dengan ring tinju.

Namun, setelah melihat kesungguhan dan semangat Adonis yang mengingatkannya pada Apollo, Rocky akhirnya menyetujui permintaan tersebut. Keputusan ini menandai awal dari hubungan mentor-murid yang akan mengubah hidup keduanya.

Rahasia Pertarungan Rocky dan Apollo

Dalam salah satu momen intim antara guru dan murid, Adonis bertanya tentang pertarungan rahasia ketiga antara Rocky dan Apollo. Pertarungan ini terjadi setelah Apollo membantu Rocky merebut kembali gelar juara kelas berat dari Clubber Lang, sebagai balas budi atas kemenangan Rocky dalam pertarungan ulang mereka.

Rocky mengungkapkan rahasia yang selama ini disimpan rapat: Apollo-lah yang memenangkan pertarungan ketiga tersebut. Pengakuan ini penting bagi Adonis karena menunjukkan bahwa ayahnya tetap seorang juara sejati hingga akhir, sebuah warisan yang kini harus ia buktikan layak untuk diemban.

Pelatihan Dimulai di Philadelphia

Di bawah bimbingan Rocky, Adonis memulai pelatihan intensif yang menggabungkan metode klasik Rocky dengan teknik modern. Philadelphia yang keras menjadi latar sempurna bagi transformasi Adonis dari petinju amatir menjadi kontender profesional yang serius.

Pelatihan tidak hanya fokus pada kekuatan fisik, tetapi juga mental dan strategi bertarung. Rocky mengajarkan bahwa tinju bukan hanya soal memukul keras, tetapi tentang ketahanan, kecerdasan taktis, dan kemampuan bangkit setelah jatuh.

Tema Warisan dan Identitas

Creed mengeksplorasi tema kompleks tentang warisan keluarga dan pencarian identitas pribadi. Adonis berjuang untuk keluar dari bayang-bayang nama besar Apollo Creed sambil tetap menghormati warisan ayahnya.

Film ini menunjukkan bahwa sukses sejati datang ketika seseorang bisa menemukan jalannya sendiri sambil menghargai dari mana ia berasal. Adonis tidak ingin hanya dikenal sebagai "anak Apollo Creed" tetapi sebagai "Adonis Creed" dengan prestasi dan identitasnya sendiri.

Informasi Tayang Bioskop Trans TV

Penonton Indonesia bisa menyaksikan film inspiratif Creed di Bioskop Trans TV malam ini, Sabtu 5 September 2026 pukul 20.00 WIB. Setelah Creed selesai ditayangkan, Bioskop Trans TV akan melanjutkan dengan film Out of Death pada pukul 22.00 WIB.

Jangan lewatkan kesempatan menonton debut Michael B. Jordan sebagai Adonis Creed dan penampilan memukau Sylvester Stallone yang membawanya kembali ke nominasi Oscar. Film ini adalah bukti bahwa franchise Rocky masih memiliki cerita relevan dan inspiratif untuk diceritakan kepada generasi baru.

Posting Komentar