Nadzira Shafa Buka Hati untuk Pria Lain Usai Ditinggal Ameer Azzikra, Tapi Tak Ingin Buru-Buru Menikah

Table of Contents
Akui Sudah Mulai Buka Hati Usai Ameer Azzikra Meninggal, Nadzira Shafa Justru Tak Ingin Buru-buru Menikah
Nadzira Shafa Buka Hati untuk Pria Lain Usai Ditinggal Ameer Azzikra, Tapi Tak Ingin Buru-Buru Menikah

VGI.CO.ID - Nadzira Shafa mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai membuka hati untuk pria lain setelah ditinggal sang suami, Ameer Azzikra, meninggal dunia. Namun, selebgram yang juga merupakan mantan ipar Alvin Faiz ini menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru melangkah ke jenjang pernikahan.

Kepergian Ameer Azzikra pada tahun 2020 silam memang menyisakan luka dan duka yang mendalam bagi Nadzira. Kini, hampir enam tahun berlalu, janda muda ini mengaku telah berdamai dengan kehilangannya dan siap membuka lembaran baru dalam hidupnya.

Nadzira Shafa Sudah Berdamai dengan Kepergian Ameer Azzikra

Dikutip dari Grid.ID pada Sabtu (5/9/2026), Nadzira Shafa mengaku bahwa dirinya tidak ingin terpuruk terus-menerus dalam kesedihan. Ia menyadari bahwa sudah saatnya menerima apa yang telah digariskan oleh Tuhan untuknya dan melanjutkan hidup dengan lebih positif.

"Udah berdamai dengan diri sendiri atau gimana karena tahun depan udah enam tahun beliau gak ada," jelas Nadzira dalam sebuah wawancara. Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses penyembuhan emosional yang ia jalani telah membawanya pada titik penerimaan.

Nadzira bahkan mengungkapkan perasaan bersalah jika terus-menerus bersedih atas kepergian mendiang suaminya. "Aku ngerasa jahat aja sama diri aku sendiri kalau aku terus masih bersedih tentang beliau," ungkapnya dengan jujur.

Sikap ini mencerminkan kedewasaan emosional Nadzira dalam menghadapi kehilangan. Ia memilih untuk menghormati kenangan bersama Ameer dengan cara melanjutkan hidup dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Ada Sosok Pria yang Masuk ke Hati Nadzira

Nadzira Shafa tidak menampik bahwa kini sudah ada sosok pria lain yang berhasil masuk ke dalam hatinya. Meski tidak menyebutkan identitas pria tersebut, Nadzira mengaku bahwa kehadirannya memberikan inspirasi dalam berkarya.

"Ada sih (yang masuk ke hati). Ada," ujar Nadzira dengan tersenyum ketika ditanya tentang kehadiran sosok spesial dalam hidupnya saat ini.

Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran pria ini tercermin dalam karya-karya yang ia buat belakangan ini. "Makanya aku bikin karya yang seolah membuka pintu hati dan ada orang yang masuk juga," lanjut Nadzira, memberikan petunjuk bahwa perasaannya telah ia tuangkan dalam bentuk kreativitas.

Pengakuan ini menunjukkan bahwa Nadzira sudah siap secara emosional untuk membuka diri terhadap kemungkinan hubungan baru. Namun, ia tampaknya ingin menjalani proses ini dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.

Belum Ingin Terburu-Buru Menikah Lagi

Meski sudah membuka hati, Nadzira Shafa menegaskan bahwa dirinya belum ingin terburu-buru melangkah ke jenjang pernikahan. Dikutip dari TribunSeleb pada Sabtu (5/9/2026), ia mengaku masih ingin belajar banyak hal dan menikmati fase hidupnya saat ini.

"Belum sih, belum (kepikiran jenjang berikutnya)," ucap Nadzira ketika ditanya tentang rencana pernikahannya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia ingin memastikan segala sesuatu berjalan dengan matang sebelum mengambil keputusan besar.

Nadzira Shafa Sudah Berdamai dengan Kepergian Ameer Azzikra

Keputusan Nadzira untuk tidak terburu-buru ini bisa dipahami mengingat pengalaman kehilangan yang ia alami di usia yang masih sangat muda. Ia tampaknya ingin memastikan bahwa langkah selanjutnya dalam hidupnya benar-benar tepat dan didasari oleh kesiapan mental serta emosional yang kuat.

Menghormati Kenangan Bersama Ameer Azzikra

Nadzira Shafa meyakini bahwa mendiang suaminya, Ameer Azzikra, pasti menginginkan yang terbaik untuknya. Ia merasa bahwa melanjutkan hidup dan menjadi lebih baik adalah bentuk penghormatan terhadap kenangan bersama almarhum.

Sebagai mantan ipar Alvin Faiz, Nadzira juga memahami betapa pentingnya menjaga nama baik keluarga sambil tetap menjalani kehidupan pribadi dengan bahagia. Sikapnya yang terbuka namun tetap berhati-hati dalam menghadapi kemungkinan hubungan baru menunjukkan kematangan berpikir.

Proses Penyembuhan yang Membutuhkan Waktu

Perjalanan Nadzira Shafa dari kehilangan menuju penerimaan dan keterbukaan terhadap cinta baru membutuhkan waktu hampir enam tahun. Proses ini tidak mudah, namun ia berhasil melewatinya dengan kekuatan dan ketabahan.

Pengalaman Nadzira menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang juga mengalami kehilangan orang tercinta. Ia membuktikan bahwa membuka hati lagi setelah kehilangan bukanlah pengkhianatan, melainkan bagian dari proses kehidupan yang harus dijalani.

Fokus pada Pengembangan Diri dan Karier

Saat ini, Nadzira Shafa tampaknya lebih fokus pada pengembangan diri dan kariernya sebagai selebgram dan content creator. Ia terus aktif berkarya dan berbagi konten di media sosial, menunjukkan produktivitas dan semangat hidup yang positif.

Keputusannya untuk tidak terburu-buru menikah juga memberikan ruang bagi dirinya untuk mengeksplorasi potensi dan passion yang dimilikinya. Nadzira ingin memastikan bahwa ia sudah siap sepenuhnya sebelum memulai babak baru dalam kehidupan rumah tangganya.

Dukungan dari Keluarga dan Teman

Meski tidak banyak diungkap dalam pernyataannya, dapat dipastikan bahwa Nadzira mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman terdekatnya. Dukungan ini sangat penting dalam proses penyembuhan dan pengambilan keputusan untuk membuka hati kembali.

Lingkungan yang supportif membantu Nadzira untuk lebih percaya diri dalam menjalani kehidupannya tanpa beban berlebihan dari masa lalu. Ia bisa lebih leluasa dalam menentukan langkah-langkah ke depan sesuai dengan keinginan dan kesiapannya sendiri.

Pesan untuk Para Penggemar

Melalui keterbukaan ini, Nadzira Shafa seolah memberikan pesan kepada para penggemarnya bahwa tidak apa-apa untuk melanjutkan hidup setelah kehilangan. Kesedihan memang wajar, namun tidak seharusnya menghalangi seseorang untuk menemukan kebahagiaan kembali.

Sikapnya yang jujur dan apa adanya membuat banyak orang menghormati keputusan dan proses yang ia jalani. Nadzira membuktikan bahwa kekuatan sejati bukan hanya bertahan dalam kesedihan, tetapi bangkit dan membuka diri terhadap kemungkinan-kemungkinan baru dengan penuh kesadaran dan kesiapan.

Posting Komentar