Pangkalan Seymour Johnson Resmi Terima Jet F-15EX Pengganti F-15E
VGI.CO.ID - Senator Amerika Serikat Ted Budd secara resmi mengumumkan bahwa Pangkalan Angkatan Udara Seymour Johnson (SJAFB) di Goldsboro, North Carolina, akan menerima armada jet tempur modern F-15EX Eagle II untuk menggantikan F-15E Strike Eagle. Keputusan strategis ini menjadi tonggak penting dalam menjamin masa depan pangkalan militer tersebut sekaligus mempertahankan dominasi keunggulan udara militer Amerika Serikat.
Pemberitahuan resmi tersebut diterima langsung oleh Budd, yang bertugas di Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, dari Sekretaris Angkatan Udara Troy Meink sebagai bagian dari perencanaan anggaran tahun fiskal 2027. Konfirmasi ini memberikan kepastian jangka panjang bagi instalasi pertahanan di North Carolina setelah melalui proses advokasi yang panjang di tingkat parlemen federal.
Modernisasi Armada Tempur dan Penyelamatan Lapangan Kerja
Pengumuman ini merupakan buah dari perjuangan gigih selama bertahun-tahun oleh jajaran pemimpin lokal, negara bagian, dan nasional, termasuk Senator Ted Budd bersama Anggota DPR AS Don Davis. Kerja sama lintas partai tersebut secara konsisten mendesak pimpinan militer mencari armada pengganti demi mencegah ancaman hilangnya lebih dari 500 lapangan kerja di wilayah Goldsboro.
Sebelumnya pada tahun 2024, upaya terpadu Budd dan Davis berhasil memblokir rencana divestasi pesawat F-15 Strike Eagle di pangkalan tersebut. Keberhasilan legislatif tersebut terbukti efektif menunda masa pensiun dini F-15E Strike Eagle dan menyelamatkan ratusan posisi pekerjaan teknisi serta staf pangkalan hingga tahun 2027.
Wali Kota Goldsboro, Charles Gaylor IV, menyambut gembira kabar tersebut dan menyebut pengadaan F-15EX sebagai langkah maju signifikan yang membawa evolusi baru bagi satuan tempur Strike Eagle. Menurut Gaylor, alokasi armada anyar ini merupakan pencapaian luar biasa yang telah lama dinanti oleh seluruh komunitas pangkalan dan warga setempat.
Gaylor menambahkan bahwa modernisasi skuadron tempur dengan jet generasi termutakhir menjadi pengubah peta kekuatan yang sangat krusial bagi daerahnya. Masuknya jet tempur varian paling canggih ini memastikan Pangkalan Seymour Johnson tetap relevan dan memiliki nilai strategis tinggi dalam postur pertahanan nasional.
Jaminan Kesiapan Operasional Tanpa Celah dari Angkatan Udara
Melalui surat resminya, Sekretaris Angkatan Udara Troy Meink menegaskan bahwa pesawat F-15EX Eagle II akan menggantikan jet tempur F-15E Strike Eagle milik Sayap Tempur ke-4 (4th Fighter Wing). Meink menyatakan komitmen penuh Angkatan Udara untuk menjaga kesiapan tempur pangkalan, misi pendidikan penerbang, dan fungsi strategis instalasi tersebut.
Kendati jadwal pengiriman akhir tetap bergantung pada kecepatan manufaktur dan persetujuan alokasi anggaran Kongres, pihak militer berkomitmen tidak memangkas misi F-15 tanpa ketersediaan pesawat pengganti. Dalam jangka pendek, Seymour Johnson bahkan direncanakan menerima tambahan unit F-15E yang telah dimodernisasi dari unit Angkatan Udara lainnya.
Pangkalan Seymour Johnson diproyeksikan menjadi penerima utama jet tempur F-15EX yang dialokasikan melalui anggaran tahun fiskal 2027 usai disahkan oleh Kongres. Meink memastikan rotasi atau pemindahan jet lama ke pangkalan lain baru akan dilakukan setelah pesawat F-15EX tiba demi mencegah terjadinya kekosongan operasional maupun latihan.
Peran Krusial Sayap Tempur ke-4 dan Pangkalan Seymour Johnson
Senator Ted Budd menegaskan bahwa sejak tahun 2023, prioritas utamanya di Washington adalah melindungi kelangsungan operasional pangkalan serta kesinambungan misi armada F-15. Budd menilai North Carolina berada di episentrum supremasi militer Amerika Serikat, di mana Seymour Johnson memegang mandat pertahanan udara yang sangat vital.
Sayap Tempur ke-4 tercatat memiliki intensitas operasional yang luar biasa tinggi, termasuk pengerahan berkala ke kawasan Pasifik hingga wilayah konflik Timur Tengah. Selain berperan sebagai pusat pelatihan utama pilot F-15E Strike Eagle, pangkalan ini menaungi dua skuadron operasional yang saat ini tengah bertugas di Asia Barat Daya dalam mendukung Operasi Epic Fury.
Urgensi Pengesahan NDAA untuk Pengadaan Multi-Tahun F-15EX
Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) tahun fiskal 2027 menyertakan regulasi khusus yang memberi mandat kepada Angkatan Udara untuk menggunakan skema pengadaan multi-tahun (multi-year procurement) bagi F-15EX. Mekanisme ini ditujukan untuk memperluas produksi pesawat tempur, menjaga stabilitas basis industri pertahanan, dan menekan biaya anggaran belanja negara secara efektif.
Berdasarkan informasi resmi dari portal congress.gov, draf NDAA tersebut telah lolos di tingkat DPR AS (House of Representatives) dan kini menunggu persetujuan akhir dari Senat AS. Budd menekankan pentingnya Kongres segera mengesahkan klausul tersebut demi mempercepat produksi jet tempur serta menutup potensi celah pertahanan nasional.
Budd mengingatkan bahwa negara-negara pesaing global kian agresif memodernisasi kekuatan militer mereka, sehingga keterlambatan keputusan legislatif dapat membahayakan posisi pertahanan udara AS. Konfirmasi dari Angkatan Udara щодо modernisasi di Seymour Johnson menjadi bukti nyata langkah proaktif dalam mempertahankan supremasi udara global.
Wali Kota Gaylor turut menyatakan optimismenya bahwa RUU NDAA akan segera disahkan sehingga alokasi jet tempur F-15EX dapat segera direalisasikan bagi Pangkalan Seymour Johnson dan Kota Goldsboro. Pemerintah kota bersama masyarakat setempat menyambut masa depan pertahanan daerah dengan keyakinan penuh akan keberlanjutan ekonomi dan operasional pangkalan.

Posting Komentar