Jardine C&C Jual Dealer di Singapura dan Malaysia ke Chandra Asri

Table of Contents
Jardine C&C selling S'pore, M'sia dealerships to Chandra Asri - The Business Times
Jardine C&C Jual Dealer di Singapura dan Malaysia ke Chandra Asri

VGI.CO.ID - Jardine Cycle & Carriage (JC&C) secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian kondisional untuk menjual operasi distribusi dan ritel otomotif mereka di Singapura dan Malaysia pada Jumat (21 Agustus). Langkah strategis ini melibatkan penjualan entitas otomotif tersebut kepada Chandra Asri Pacific, sebuah perusahaan besar dari Indonesia.

Transaksi ini menetapkan harga pembelian dasar sebesar S$265 juta yang akan dibayarkan secara tunai kepada JC&C. Selain harga jual tersebut, terdapat pinjaman senilai S$333 juta, atau setara dengan US$260 juta, yang terutang kepada Cycle & Carriage Industries (CCI) yang akan dialihkan (novasi) kepada pihak pembeli.

Penjualan ini mencakup entitas otomotif di Singapura dan Malaysia, serta merek dagang terkait di wilayah Singapura, Malaysia, dan Myanmar kepada anak perusahaan Chandra Asri, yaitu CCHPL Holdings. Aksi korporasi ini diproyeksikan akan memberikan keuntungan sebesar US$221 juta berdasarkan metrik keuangan paruh pertama tahun 2026.

Dampak Keuangan dan Strategi Restrukturisasi

Secara proforma dengan menggunakan angka keuangan tahun 2025, transaksi ini diperkirakan akan meningkatkan aset bersih berwujud per saham JC&C sebesar 2,4 persen. Nilai aset tersebut diproyeksikan naik dari US$19,70 menjadi US$20,20 per saham pasca penyelesaian transaksi.

Laba per saham (EPS) JC&C juga diprediksi akan meningkat 20,8 persen dari US$2,52 menjadi US$3,05 sebagai dampak dari keuntungan penjualan ini. Namun, perlu dicatat bahwa laba per saham dasar, yang mengecualikan item non-perdagangan, justru diperkirakan akan turun sebesar 3,9 persen dari US$2,81 menjadi US$2,70.

Keputusan untuk melepas bisnis ini bertujuan agar JC&C dapat mengkristalisasi nilai dari bisnis Cycle & Carriage seiring fokus perusahaan pada pasar utama di Indonesia dan Vietnam. Langkah ini diharapkan mampu memberikan hasil positif bagi para pemegang saham di tengah restrukturisasi portofolio grup.

Dampak Keuangan dan Strategi Restrukturisasi

Ekspansi Regional Chandra Asri Pacific

Di sisi pembeli, Chandra Asri Group menegaskan bahwa akuisisi ini merupakan langkah kunci dalam ekspansi regional mereka di Asia Tenggara. Akuisisi ini mendukung strategi jangka panjang grup untuk membangun platform energi, infrastruktur, dan mobilitas yang terintegrasi di kawasan ini.

Perusahaan menjelaskan bahwa akuisisi ini akan menyediakan platform yang kuat bagi Chandra Asri untuk berpartisipasi lebih luas dalam rantai nilai mobilitas. Hal ini dinilai melengkapi bisnis energi dan ritel yang sudah dimiliki Chandra Asri di Singapura, termasuk akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar bermerek Esso.

Transformasi Portofolio Jardine Matheson

Rencana divestasi JC&C ini sebenarnya telah terendus pasar sejak bulan Mei lalu, di mana sumber industri memperkirakan nilai transaksi berada di kisaran US$250 juta hingga US$350 juta. Kabar ini muncul di tengah serangkaian langkah restrukturisasi yang dilakukan unit bisnis Jardine untuk merampingkan portofolio mereka.

Divestasi dealer ini merupakan bagian dari pergeseran strategis yang lebih luas yang dijalankan oleh perusahaan induk, Jardine Matheson. Jardine dan anak perusahaannya kini sedang giat melepaskan aset padat modal di berbagai sektor untuk bertransformasi menjadi perusahaan investasi dengan fokus pada area pertumbuhan yang lebih tinggi.

Sebelumnya, berbagai unit bisnis Jardine telah melakukan langkah serupa, seperti Hongkong Land yang membentuk Dana Real Estat Swasta Pusat Singapura senilai S$8,2 miliar. Sementara itu, DFI Retail juga telah mengecilkan portofolionya dengan menjual aset seperti Cold Storage dan Giant di Singapura tahun lalu.

Posting Komentar