Direktur Elnusa Hera Handayani Mengundurkan Diri: Ini Rekam Jejak Lengkapnya
VGI.CO.ID - PT Elnusa Tbk (ELSA) secara resmi mengumumkan bahwa Direktur Elnusa Hera Handayani mengundurkan diri dari jabatannya pada 20 Agustus 2026. Pengumuman penting dari emiten penyedia jasa energi tersebut disampaikan ke publik melalui keterbukaan informasi otoritas pasar modal di Indonesia.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal Selasa, 25 Agustus 2026, PT Elnusa Tbk mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri Hera Handayani selaku Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum perseroan. Manajemen perseroan menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut akan diproses secara transparan sesuai tata tertib pasar modal dan regulasi korporasi yang berlaku.
Pengunduran diri Hera Handayani akan efektif terhitung sejak disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan berikutnya. Mekanisme ini merupakan prosedur baku perseroan terbuka guna memastikan pengesahan administratif berjalan selaras dengan ketentuan Anggaran Dasar perseroan.
Tanggung Jawab Strategis Direktur SDM dan Rantai Pasok di Elnusa
Berdasarkan laman resmi Elnusa, Hera Handayani sebagai Direktur SDM dan Umum memikul tanggung jawab krusial dalam membangun talenta dengan keunggulan kompetitif. Ia juga bertugas memastikan struktur organisasi senantiasa tangkas dan selaras dengan akselerasi visi perseroan di industri energi.
Tanggung jawab kepemimpinan Hera tidak terbatas pada pembinaan sumber daya manusia semata, melainkan juga mencakup penguatan seluruh kegiatan operasional penunjang. Hera memimpin integrasi tata kelola rantai pasok guna memastikan aktivitas operasional Elnusa berlangsung efektif, efisien, dan memiliki daya saing tinggi.
Jejak Karier Panjang Hera Handayani di Lingkungan Elnusa
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum, Hera Handayani telah berkiprah dan menduduki berbagai posisi strategis di Elnusa sejak tahun 2014. Pengalaman panjang di lingkungan internal perseroan memberikan landasan pemahaman yang mendalam mengenai dinamika bisnis serta operasional jasa energi.
Selama berkarier di Elnusa, ia pernah dipercaya menjadi Vice President of Engineering Centre & Quality Management (Pjs) serta Vice President Business Development & Marketing. Portofolio kepemimpinannya di perseroan kian lengkap dengan pengalaman sebagai Senior Manager of Quality Management dan Project Management Officer.
Pengalaman Profesional dan Kepemimpinan Lintas Sektor
Di luar kiprahnya di Elnusa, Hera memiliki rekam jejak kepemimpinan eksekutif yang luas di berbagai institusi bisnis maupun organisasi lainnya. Ia tercatat pernah menduduki posisi prestisius sebagai Direktur PT Quant Capital Investama periode 2009-2014 dan Direktur LETMI ITB Bandung pada rentang tahun 2007-2010.
Selain berkarier di sektor korporasi, Hera membagikan keahlian keilmuannya dengan menjadi Pengajar Program Magister Manajemen Universitas Indonesia pada 2006-2010. Pengalaman akademis tersebut memperkaya perspektif analitis dan metodologis yang ia terapkan dalam memimpin manajemen strategis korporasi.
Pada fase awal perjalanan kariernya, Hera memulai kiprah profesional sebagai Consultant di Arthur Andersen Business Consulting dari tahun 1998 hingga 2001. Kariernya menanjak ketika dipercaya menjabat sebagai Asia Pacific Knowledge Manager untuk sektor Oil & Gas di Arthur Andersen Business Consulting pada 2001-2003.
Melanjutkan kepemimpinannya di bidang konsultansi bisnis internasional, ia kemudian dipercaya mengemban posisi Business Development Manager di Ernst & Young pada 2003-2004. Rangkaian pengalaman di lembaga konsultasi kelas dunia tersebut mengasah kemampuan strategisnya dalam pengembangan bisnis dan manajemen tata kelola.
Latar Belakang Akademis dan Keahlian Manajemen Risiko
Fondasi intelektual Hera Handayani dibangun melalui pendidikan tinggi teknik dan manajemen di dua universitas papan atas nasional. Ia memperoleh gelar Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1998 sebelum melanjutkan studi pascasarjana.
Hera kemudian meraih gelar Magister Manajemen dengan konsentrasi Risk Management dari Universitas Indonesia pada tahun 2005. Keilmuan manajemen risiko tersebut menjadi pilar utama dalam merumuskan kebijakan mitigasi risiko korporasi yang terukur dan berorientasi jangka panjang.
Untuk memperkuat kompetensi kepemimpinannya, Hera mengantongi sertifikasi Enterprise Risk Management & Certified Risk Professional (CRP) dari Indonesia Risk & Business Advisory Services pada 2024. Standar kompetensi profesional ini membuktikan komitmen berkelanjutan dalam menerapkan prinsip manajemen risiko berstandar internasional di setiap penugasan.
Kepastian Tata Kelola dan Agenda RUPS Perseroan
Pengumuman resmi keterbukaan informasi ini menegaskan komitmen PT Elnusa Tbk dalam menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan tata kelola perusahaan yang baik. Keterbukaan ini penting untuk menjaga kepercayaan para investor, pemegang saham publik, dan mitra bisnis strategis perseroan.
Selanjutnya, perseroan akan menjadwalkan agenda RUPS untuk memproses pengunduran diri tersebut sekaligus memastikan kelancaran transisi kepemimpinan di tubuh manajemen. Elnusa dipastikan tetap menjaga keberlanjutan kegiatan operasional secara optimal dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Posting Komentar