Jurus Telkom Apresiasi Penggiat Budaya Perusahaan di Masa Transformasi
VGI.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) baru saja sukses menyelenggarakan Culture Agent/Culture Booster Meet & Greet (CAMG) sebagai puncak dari rangkaian Culture Festival TelkomGroup 2026. Pertemuan strategis ini mempertemukan para senior leaders, Culture Agent, dan Culture Booster untuk memperkuat fondasi budaya perusahaan di tengah tantangan zaman.
Acara yang berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026 ini menjadi momentum krusial bagi Telkom dalam menavigasi dinamika bisnis yang terus berubah. Dengan mengusung tema 'Unshaken: Keeping Culture Relatable When Everything Shifts', Telkom menegaskan pentingnya budaya sebagai kompas utama bagi seluruh insan perusahaan.
Mengusung Tema 'Unshaken' dalam Transformasi Bisnis
Tema 'Unshaken' dipilih untuk memberikan pemahaman kepada para agen perubahan bahwa budaya perusahaan harus tetap menjadi pegangan yang relevan meski situasi eksternal sangat dinamis. Hal ini sekaligus menjadi upaya nyata dalam mendukung transformasi TelkomGroup agar tetap tangguh di tengah pasar yang terus berkembang.
Kegiatan CAMG tidak hanya berfungsi sebagai ruang diskusi, tetapi juga menjadi wadah bagi penggerak budaya dari seluruh unit kerja TelkomGroup untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Melalui ajang ini, kolaborasi antar unit diperkuat untuk memastikan nilai-nilai perusahaan terimplementasi secara konsisten di lapangan.
Wawasan dari Praktisi untuk Membangun Ketangguhan
Acara diawali dengan diskusi panel yang menghadirkan representatif penggiat budaya dari berbagai lingkup, mulai dari Witel, Regional, hingga Operating Company (OpCo). Selain diskusi internal, CAMG tahun ini juga menghadirkan Mindfulness Practitioner dari Santosa Indonesia, Adjie Santosoputro, serta Founder & CEO ChoSSI, Choky Sitohang.
Adjie Santosoputro dalam paparannya mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari dunia kerja modern. Ia menekankan bahwa meskipun kita tidak selalu bisa mengendalikan perubahan, kita memiliki kendali penuh untuk memilih cara menyikapinya agar tetap mampu menghadapi tantangan.
Senada dengan hal tersebut, Choky Sitohang menyoroti pentingnya kebiasaan saling menghargai sebagai kunci memperkuat hubungan antarindividu di lingkungan kerja. Menurut Choky, perubahan akan jauh lebih mudah dijalani ketika seluruh tim saling mendukung, saling menghargai, dan tumbuh bersama sebagai satu kesatuan yang solid.
Pentingnya Budaya dalam Keberhasilan Strategi
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menutup agenda dengan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi organisasi tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis semata. Menurutnya, strategi sehebat apa pun akan runtuh apabila tidak didukung oleh budaya organisasi yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh insan TelkomGroup.
Willy menekankan filosofi 'Culture eats strategy for breakfast', yang berarti strategi hanya akan menjadi rencana di atas kertas jika tidak diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, konsistensi setiap individu dalam menghidupkan nilai-nilai perusahaan menjadi kunci utama kesuksesan transformasi tersebut.
Apresiasi untuk Unit Kerja Berprestasi
Pada kesempatan yang sama, Telkom memberikan penghargaan Best Culture Agent/Culture Booster sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang dinilai konsisten mengimplementasikan budaya sepanjang tahun 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi para agen dalam menjaga relevansi budaya di unit kerja masing-masing.
Sebelumnya, Telkom juga telah melaksanakan Culture Assessment di seluruh unit kerja sebagai bentuk evaluasi kinerja budaya yang komprehensif. Hasil evaluasi tersebut kemudian diumumkan melalui Culture Award: Best Corporate Culture Implementation pada rangkaian peringatan HUT ke-61 Telkom Indonesia.
Tahun ini, Witel Suramadu, Telkom Regional 2, Enterprise Business Strategy, Divisi Wholesale Service, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) berhasil meraih predikat The Winner pada kategori masing-masing. Penghargaan 1st Runner Up dan 2nd Runner Up turut diberikan kepada unit kerja lainnya atas komitmen luar biasa yang mereka tunjukkan.
Melalui penyelenggaraan Culture Festival 2026, Telkom berkomitmen untuk senantiasa memperkuat implementasi budaya perusahaan agar tetap hidup dan relevan dalam keseharian seluruh insan TelkomGroup. Upaya ini memastikan bahwa budaya perusahaan tetap menjadi fondasi yang kokoh, tak tergoyahkan, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Posting Komentar