FIFA Tunjuk João Pinheiro Pimpin Laga Argentina vs Swiss
VGI.CO.ID - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi menunjuk wasit asal Portugal, João Pinheiro, untuk memimpin laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Swiss di Kansas City. Keputusan ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola menyusul rekam jejak kepemimpinan Pinheiro yang dinilai kerap diwarnai keputusan kontroversial.
Pertandingan krusial ini akan menjadi ujian besar bagi sang pengadil lapangan berusia 38 tahun tersebut dalam menjaga tensi tinggi laga perebutan tiket semifinal. Publik menyoroti keputusan FIFA ini karena laga tersebut mempertemukan sang juara bertahan Argentina dengan skuad Swiss yang terkenal disiplin.
Kontroversi Masa Lalu di Liga Champions
Nama João Pinheiro mulai menjadi sorotan global setelah membuat keputusan kontroversial pada laga semifinal Liga Champions musim lalu. Saat itu, ia mengabaikan tuntutan penalti Bayern Munich ketika pemain Paris Saint-Germain, João Neves, melakukan pelanggaran tangan yang sangat jelas di dalam kotak penalti.
Meskipun para pemain dan staf pelatih Bayern melakukan protes keras di lapangan, keputusan tersebut tetap tidak berubah hingga laga usai. Surat kabar olahraga Argentina, TyC Sports, melaporkan bahwa ruang kontrol video asisten wasit (VAR) secara mengejutkan tidak meminta Pinheiro untuk meninjau ulang insiden krusial itu.
Kejadian tersebut hingga kini masih menyisakan kemarahan mendalam bagi para pendukung klub asal Jerman yang merasa dirugikan oleh keputusan tersebut. Keputusan mengabaikan VAR pada momen penting seperti itu memperburuk reputasi kepemimpinan wasit asal Portugal tersebut di pentas Eropa.
Rekam Jejak Tensi Tinggi di Piala Dunia 2026
Sebelum ditugaskan pada laga babak perempat final ini, Pinheiro sudah memimpin beberapa pertandingan penting di putaran final Piala Dunia 2026. Salah satu laga yang dipimpinnya adalah pertandingan babak penyisihan grup antara Swiss melawan Bosnia yang berakhir dengan skor telak 4-1.
Dalam laga yang berjalan sangat ketat tersebut, sang wasit mengeluarkan tiga kartu kuning serta satu kartu merah langsung kepada bek Bosnia, Tarik Mehrić. Kepemimpinannya dalam pertandingan tersebut dinilai oleh banyak analis sepak bola sebagai laga yang penuh dengan ketegangan akibat keputusan-keputusan wasit.
Selain itu, Pinheiro juga tercatat memimpin jalannya pertandingan babak 32 besar yang mempertemukan Kanada dengan Afrika Selatan. Pada pertandingan tersebut, ia menunjukkan ketegasan dengan mengeluarkan dua kartu kuning untuk menjaga jalannya laga tetap kondusif.
Perjalanan Karier Internasional João Pinheiro
João Pinheiro sendiri bukanlah sosok baru di panggung sepak bola Eropa karena ia telah memulai karier profesionalnya di Liga Portugal sejak tahun 2015. Setahun berselang, ia berhasil mendapatkan lisensi sebagai wasit internasional FIFA pada tahun 2016 untuk memimpin laga-laga lintas negara.
Karier internasionalnya terus menanjak hingga akhirnya ia dipercaya melakukan debut memimpin pertandingan Liga Champions pada musim 2022/2023. Penunjukan demi penunjukan di laga besar membuktikan bahwa ia sebenarnya memiliki reputasi teknis yang diakui oleh konfederasi sepak bola Eropa.
Prestasi tertingginya sebelum Piala Dunia ini adalah memimpin laga final UEFA Super Cup yang mempertemukan Paris Saint-Germain dengan Tottenham Hotspur pada Agustus lalu. Dalam pertandingan perebutan piala bergengsi tersebut, Pinheiro mengeluarkan empat kartu kuning untuk mengendalikan permainan agresif kedua tim.
Pertemuan Pertama dengan La Albiceleste
Laga perempat final di Kansas City mendatang akan mencatatkan sejarah baru bagi hubungan antara sang wasit dengan tim nasional Argentina. Ini akan menjadi momen pertama kali bagi Pinheiro memimpin pertandingan yang melibatkan Lionel Messi dan kawan-kawan di sepanjang karier profesionalnya.
Di sisi lain, kubu Swiss sudah cukup familier dengan gaya kepemimpinan wasit Portugal ini karena mereka pernah dipimpin olehnya di fase grup. Hal ini memicu spekulasi mengenai apakah pengenalan karakter wasit akan menguntungkan salah satu pihak dalam laga hidup mati nanti.
Keputusan FIFA untuk menugaskan kembali wasit yang sarat kontroversi di laga sepenting perempat final tentu melahirkan tanda tanya besar dari berbagai pengamat. Fokus kini tertuju pada Kansas City, tempat pembuktian apakah Pinheiro mampu menjalankan tugasnya secara adil atau justru kembali memicu kontroversi baru.

Posting Komentar