Asing Lepas Saham Rp 1,1 Triliun, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.334
VGI.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pergerakan yang cukup fluktuatif pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026, yang berakhir dengan pelemahan tipis. Indeks ditutup turun 5 poin atau sekitar 0,09 persen, menetap di level 6.334 pada akhir sesi perdagangan.
Tekanan terhadap indeks utama pasar modal Indonesia ini terjadi di tengah aksi jual bersih (net sell) yang masif dari investor asing. Tercatat, investor asing melakukan pelepasan aset dengan nilai total mencapai Rp 1,113 triliun sepanjang hari tersebut.
Dominasi Aksi Jual Asing pada Emiten Big Caps
Investor asing menunjukkan sentimen negatif terhadap sejumlah saham berkapitalisasi besar atau blue chip yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi sasaran utama aksi jual dengan nilai jual bersih mencapai Rp 230 miliar.
Selain DSSA, tekanan jual juga menimpa beberapa emiten perbankan dan infrastruktur ternama lainnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 141 miliar, diikuti oleh PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 137 miliar.
Tidak ketinggalan, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga mengalami tekanan jual senilai Rp 134 miliar. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melengkapi daftar emiten dengan tekanan jual asing yang mencapai Rp 132 miliar.
Pilihan Investor Asing: Saham Sektor Komoditas dan Energi
Di balik aksi jual yang masif, investor asing tetap melakukan akumulasi pada beberapa sektor tertentu yang dianggap memiliki prospek menarik. Aksi beli bersih (net buy) asing terlihat terkonsentrasi pada saham PT Timah Tbk (TINS) dengan nilai sebesar Rp 56 miliar.
Selain sektor pertambangan logam, minat beli asing juga terarah pada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan catatan beli bersih Rp 49 miliar. Sektor energi dan teknologi juga mendapatkan perhatian, terlihat dari beli bersih pada PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp 44 miliar.
Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) juga menarik minat asing dengan beli bersih Rp 33 miliar. Terakhir, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan aksi beli bersih senilai Rp 27 miliar dari investor asing.
Dinamika Perdagangan dan Volatilitas IHSG
Sepanjang jalannya perdagangan hari Rabu, IHSG memang bergerak dinamis di zona hijau dan merah, mencerminkan keraguan pasar. Indeks sempat menyentuh level terendah di angka 6.284,882, sementara level tertingginya mencapai 6.394,686.
Pada saat pembukaan sesi pagi, IHSG sempat dibuka di level 6.366,012 sebelum akhirnya tertekan oleh arus jual hingga ditutup melemah di akhir sesi. Pergerakan ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih bersikap hati-hati dalam menghadapi sentimen makroekonomi.
Aktivitas Transaksi Bursa Efek Indonesia
Meskipun indeks ditutup melemah, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia tetap tergolong ramai dan likuid. Nilai transaksi total sepanjang hari mencapai Rp 18,555 triliun dengan volume perdagangan yang menyentuh angka 46,421 miliar saham.
Seluruh aktivitas jual-beli tersebut terekam dalam 2.733.275 kali transaksi yang terjadi selama jam operasional bursa. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai angka fantastis, yakni Rp 11.092,969 triliun.
Dari sisi pergerakan harga saham, sebanyak 272 saham ditutup menguat, sementara 340 saham mengalami pelemahan. Sisanya, sebanyak 184 saham bergerak stagnan dan tidak mengalami perubahan harga dari penutupan sebelumnya.

Posting Komentar