Steve Cooper Masuk Radar Wales Saat Craig Bellamy Diincar Burnley
VGI.CO.ID - Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) dilaporkan mulai menyusun rencana darurat dengan menargetkan mantan manajer Nottingham Forest, Steve Cooper, sebagai calon pengganti pelatih kepala saat ini, Craig Bellamy. Langkah antisipasi ini diambil setelah muncul laporan mengenai ketertarikan serius dari Burnley untuk meminang Bellamy sebagai manajer baru mereka menjelang musim kompetisi mendatang.
Pihak berwenang di FAW dikabarkan telah melakukan pembicaraan informal dengan Cooper sebelum rumor ketertarikan Burnley terhadap Bellamy menyebar luas ke publik. Selain Cooper, nama mantan manajer Wolverhampton Wanderers dan Luton Town, Rob Edwards, juga masuk dalam daftar pertimbangan sebagai alternatif potensial.
Upaya Burnley Mengamankan Tanda Tangan Craig Bellamy
Burnley kini tengah meningkatkan intensitas pencarian manajer baru setelah kepergian Scott Parker pasca-degradasi klub dari kompetisi kasta tertinggi Liga Primer Inggris musim lalu. Manajemen Burnley melihat Bellamy sebagai sosok yang tepat untuk memimpin proyek kebangkitan tim demi segera kembali ke divisi utama.
Kendati demikian, proses negosiasi belum menemui titik temu karena Burnley belum mencapai kesepakatan finansial dengan pihak FAW. Asosiasi sepak bola negara tersebut dilaporkan menuntut biaya kompensasi minimal sebesar £1 juta jika Burnley ingin menebus sisa kontrak Bellamy.
Jika Bellamy memutuskan kembali ke Burnley, ia akan bereuni dengan klub tempat ia pernah mengabdi sebagai asisten pelatih di bawah asuhan Vincent Kompany. Sebagai catatan, Kompany sendiri kini telah hijrah ke Jerman untuk menakhodai raksasa Bundesliga, Bayern Munich.
Steve Cooper Sebagai Kandidat Utama Pengganti
Steve Cooper muncul sebagai kandidat terdepan karena statusnya yang saat ini sedang tidak terikat kontrak dengan klub mana pun. Mantan pelatih Swansea City tersebut berstatus bebas agen setelah resmi meninggalkan klub Denmark, Brondby, pada awal tahun ini.
Keunggulan utama Cooper adalah FAW tidak perlu membayarkan biaya kompensasi apa pun kepada pihak ketiga untuk merekrutnya ke kursi kepelatihan. Pengalaman Cooper di level domestik Inggris dan Wales dinilai menjadi aset berharga bagi visi jangka panjang federasi.
Sementara itu, Rob Edwards sebenarnya memiliki peluang besar untuk menduduki jabatan pelatih Wales pada tahun 2024 sebelum penunjukan Bellamy resmi dilakukan. Namun, komitmennya bersama Luton Town di Liga Primer kala itu menghalangi proses kepindahannya ke level internasional.
Alternatif Lain dan Rekam Jejak Kandidat
Selain dua nama populer tersebut, radar FAW juga mengarah kepada Eric Ramsay yang pernah bekerja di staf kepelatihan Manchester United dan tim nasional Wales. Ramsay sempat mendapatkan pengalaman manajerial langsung saat memimpin West Bromwich Albion dalam periode singkat pada musim 2025-2026.
Profil Ramsay yang dinamis serta pemahamannya yang mendalam terhadap sepak bola Wales menjadikannya opsi cadangan yang sangat menarik bagi federasi. Pihak pembuat keputusan terus memantau perkembangan situasi para kandidat ini secara saksama.
Dilema Finansial dan Komitmen Kontrak Bellamy
Craig Bellamy yang kini berusia 46 tahun sebenarnya masih menyisakan sisa kontrak berdurasi dua tahun dari total kesepakatan awal empat tahun dengan Wales. Pada awal bulan ini, ia bahkan sempat menyatakan secara terbuka di hadapan media bahwa ia telah menolak beberapa tawaran klub demi loyalitasnya.
Bellamy berulang kali menegaskan keinginannya untuk menghormati kontrak tersebut guna memimpin armada Wales di ajang bergengsi Euro 2028 mendatang. Turnamen akbar tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan secara bersama oleh Inggris, Skotlandia, Republik Irlandia, dan Wales selaku tuan rumah.
Meski memiliki ambisi besar bersama tim nasional, Bellamy juga bersikap realistis mengenai peluang kembali ke kancah sepak bola klub demi peningkatan pendapatan finansial. Keputusannya meninggalkan posisi asisten pelatih di Burnley demi melatih Wales sebelumnya mengharuskannya menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan.
Sikap Resmi Asosiasi Sepak Bola Wales
Bulan lalu, beberapa sumber internal senior di FAW menyatakan keyakinan penuh kepada media lokal bahwa Bellamy akan tetap bertahan di kursinya. Optimisme tersebut tetap terjaga meski sang pelatih terus dikaitkan dengan minat dari klub-klub mapan seperti Burnley dan raksasa Skotlandia, Celtic.
Walaupun federasi bertekad mempertahankan mantan penyerang Liverpool dan Manchester City itu, mereka menyadari realitas industri sepak bola yang dinamis. FAW dipastikan tidak akan menghalangi kepindahan Bellamy apabila Burnley bersedia membayar nominal kompensasi yang telah ditetapkan.
Evaluasi Kinerja Dua Tahun Kepemimpinan Bellamy
Awal masa jabatan Bellamy bersama Wales ditandai dengan rekor impresif berupa torehan tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan pertamanya. Catatan apik tersebut berhasil membawa tim nasional Wales meraih tiket promosi ke divisi teratas dalam kompetisi Nations League.
Di level tertinggi tersebut, Wales dijadwalkan akan menghadapi tantangan berat melawan tim-tim kuat seperti Portugal, Norwegia, dan Denmark pada akhir tahun ini. Pertandingan-pertandingan tersebut akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi taktik yang diterapkan oleh Bellamy.
Kendati demikian, kampanye Wales tidak sepenuhnya berjalan mulus setelah mereka gagal mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia. Kekalahan menyakitkan di babak semifinal play-off saat menjamu Bosnia-Herzegovina pada bulan Maret menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Wales.
Statistik juga menunjukkan penurunan performa di mana Wales hanya mampu mengemas tiga kemenangan dari total sebelas pertandingan kompetitif terakhir mereka. Tren penurunan inilah yang memicu perdebatan di kalangan suporter mengenai arah masa depan tim di bawah kendali Bellamy.
Posting Komentar