Jam Operasi KRL Kota-Tanjung Priok Bakal Diperpanjang Saat Event di JIS

Table of Contents
Jam Operasi KRL Kota-Tanjung Priok Bakal Diperpanjang saat Ada Event di JIS
Jam Operasi KRL Kota-Tanjung Priok Bakal Diperpanjang Saat Event di JIS

VGI.CO.ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan komitmen pemerintah untuk memperpanjang jam operasional KRL rute Stasiun Jakarta Kota-Tanjung Priok. Kebijakan ini akan diterapkan khusus saat terdapat penyelenggaraan acara besar di kawasan Jakarta International Stadium (JIS).

Langkah strategis ini diambil menyusul operasional penuh Stasiun JIS di Jakarta Utara. Stasiun baru yang terletak di antara Stasiun Ancol dan Tanjung Priok ini diproyeksikan menjadi akses transportasi utama bagi para pengunjung stadion.

Penyesuaian Jadwal KRL Sesuai Kebutuhan Event

Menteri Perhubungan menegaskan bahwa penjadwalan kereta akan disesuaikan secara dinamis dengan jadwal acara yang diselenggarakan oleh pihak Pemerintah Daerah, Ancol, maupun pihak manajemen JIS. Penjelasan ini disampaikan Dudy saat meninjau langsung Stasiun JIS, Jakarta Utara, pada Senin (22/6/2026).

Saat ini, situs resmi KAI Commuter mencatat frekuensi perjalanan KRL lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok sebanyak 54 perjalanan setiap harinya. Pemberangkatan pertama dari Stasiun Jakarta Kota dimulai pukul 06.00 WIB dengan waktu tunggu antarkereta (headway) setiap 30 menit hingga keberangkatan terakhir pada 19.00 WIB.

Penyesuaian Jadwal KRL Sesuai Kebutuhan Event

Sementara itu, rute sebaliknya dari Stasiun Tanjung Priok menuju Jakarta Kota dimulai pukul 06.30 WIB dengan headway 30 menit hingga jadwal terakhir pukul 19.30 WIB. Mengingat banyak konser atau pertandingan sepak bola yang baru berakhir di malam hari, perpanjangan jam layanan menjadi kebutuhan krusial bagi mobilitas penonton.

Integrasi Kawasan Ancol sebagai Kantong Parkir

Selain mengandalkan moda transportasi KRL, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan kawasan Ancol sebagai area kantong parkir tambahan. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi nantinya dapat mengakses stadion melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) baru yang telah disediakan.

Terkait fasilitas ini, Pemerintah Provinsi saat ini tengah menggodok skema tarif masuk Ancol yang lebih efisien bagi pengunjung JIS. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, menjelaskan bahwa pihaknya sedang mereview zonasi tarif khusus parkir.

Selama ini, pengunjung Ancol dikenakan biaya tiket masuk per orang sebesar Rp 25.000 di luar biaya kendaraan. Skema baru nantinya akan memisahkan pintu masuk bagi pengunjung wahana Ancol dan pintu khusus bagi mereka yang hanya ingin memarkir kendaraan untuk menuju JIS.

Rencana ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya bagi masyarakat yang hanya ingin menonton acara di stadion tanpa mengunjungi wahana rekreasi lainnya. Pemerintah berharap integrasi antara akses KRL dan kemudahan akses parkir ini dapat meningkatkan kenyamanan seluruh pengunjung di kawasan Jakarta Utara.

Posting Komentar