4 Tahanan Empat Lawang Kabur: 3 Polisi Diperiksa, Penyelidikan Intensif Berjalan
VGI.CO.ID - Kasus kaburnya empat tahanan dari sel Mapolres Empat Lawang, Sumatera Selatan, kini memicu penyelidikan internal yang mendalam. Insiden yang terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB ini memaksa jajaran kepolisian untuk segera mengevaluasi sistem keamanan di area tahanan mereka.
Penyelidikan Internal Propam Terhadap Petugas
Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Empat Lawang saat ini tengah mendalami keterlibatan serta dugaan unsur kelalaian personel yang bertugas. Penyelidikan difokuskan untuk mencari tahu bagaimana para tahanan bisa meloloskan diri tanpa terdeteksi oleh personel jaga yang bertugas saat kejadian berlangsung.
Iptu Ariyanto, selaku Kasi Humas Polres Empat Lawang, mengonfirmasi bahwa terdapat tiga anggota kepolisian yang kini menjalani pemeriksaan intensif. Personel yang diperiksa tersebut adalah Bripka ER, Brigpol ON, dan Brigpol YA yang memiliki tanggung jawab penuh menjaga blok tahanan.
Ketiga petugas tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi dan sedang dimintai keterangan mendalam oleh tim Propam Polres Empat Lawang. Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk memberikan pembaruan informasi secara transparan setelah hasil koordinasi internal selesai dilakukan.
Kronologi Pelarian dan Modus Operandi
Pelarian massal ini pertama kali disadari oleh petugas Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) yang sedang melakukan patroli rutin di area blok. Petugas terkejut saat mendapati jeruji besi pada bagian ventilasi sel nomor dua sudah dalam kondisi rusak parah dan ruangan ditemukan kosong melompong.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terungkap bahwa rencana pelarian ini ternyata sudah dipersiapkan secara matang sejak empat hari sebelum kejadian. Informasi ini diperkuat oleh keterangan dari seorang tahanan berinisial TS (29) yang memilih untuk tetap tinggal di dalam selnya.
Para pelaku secara konsisten mengikis jeruji besi ventilasi setiap harinya agar suara gesekan tidak memicu kecurigaan petugas jaga. Strategi ini berhasil menciptakan lubang ventilasi yang cukup lebar bagi tubuh manusia untuk meloloskan diri tanpa terdeteksi oleh pihak kepolisian.
Setelah berhasil menjebol jeruji besi, keempat tahanan tersebut memanjat tembok menggunakan rangkaian kain yang telah disiapkan sebelumnya. Mereka kemudian melompati pagar pembatas luar area tahanan sebelum akhirnya menghilang dengan cepat di kegelapan malam.
Daftar Identitas Tahanan Buron
Keempat pria yang kini menjadi buronan kepolisian tersebut adalah Febri Andi Kaspura (36) warga Desa Batu Raja Lama yang terjerat kasus narkotika, dan Badri (42) asal Desa Pagar Jati yang juga tersangkut perkara narkoba. Selain itu, terdapat Pigo Ardiansyah (22) asal Desa Tanjung Tawang yang terjerat Pasal 476 KUHP, serta Irianto alias Yanto (45) warga Desa Babatan yang ditahan atas dugaan tindak pidana kriminal umum.
Keempat orang tersebut kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan identitas mereka telah disebarluaskan untuk mempercepat proses penangkapan. Masyarakat diimbau agar segera melapor kepada pihak berwajib jika melihat pergerakan atau orang dengan ciri-ciri yang mencurigakan di lingkungan mereka.
Langkah Kepolisian dan Peningkatan Keamanan
Tim gabungan Polres Empat Lawang saat ini masih terus berada di lapangan untuk melacak keberadaan para narapidana yang melarikan diri. Upaya pencarian besar-besaran dilakukan secara masif dengan menyebarkan informasi identitas para pelaku ke berbagai wilayah di sekitar Sumatera Selatan.
Peristiwa pembobolan sel ini menjadi catatan evaluasi serius bagi jajaran Polres Empat Lawang terkait standar operasional prosedur keamanan tahanan. Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pengamanan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Posting Komentar