Mengapa Fair and Lovely Berubah Nama? Ini Alasan Resminya

Table of Contents
Kenapa Fair and Lovely berubah nama?
Mengapa Fair and Lovely Berubah Nama? Ini Alasan Resminya

VGI.CO.ID - Pertanyaan mengapa Fair and Lovely berubah nama menjadi salah satu topik yang banyak dicari konsumen Indonesia dan dunia sejak pengumuman resmi Unilever pada tahun 2020. Perubahan nama dari Fair and Lovely menjadi Glow & Lovely bukan sekadar langkah rebranding biasa, melainkan respons langsung terhadap tekanan global soal standar kecantikan yang dinilai diskriminatif.

Unilever, perusahaan induk di balik produk perawatan kulit tersebut, mengumumkan perubahan nama secara resmi pada Juli 2020. Keputusan ini datang di tengah gelombang gerakan sosial global yang menuntut kesetaraan dan penghapusan stereotip berbasis warna kulit.

Sejarah Singkat Fair and Lovely

Fair and Lovely pertama kali diluncurkan di India pada tahun 1975 dan kemudian dipasarkan ke berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Selama lebih dari empat dekade, produk ini menjadi salah satu krim pencerah kulit terlaris di pasar Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Nama "Fair" dalam merek tersebut secara langsung merujuk pada kulit yang lebih terang atau cerah, sebuah konsep yang selama bertahun-tahun dipromosikan sebagai standar kecantikan ideal. Hal ini kemudian menuai kritik keras dari berbagai kalangan aktivis dan konsumen yang menilai produk tersebut memperkuat diskriminasi berbasis warna kulit.

Gerakan Global yang Memicu Perubahan

Momentum terbesar yang mendorong perubahan nama datang bersamaan dengan meluasnya gerakan Black Lives Matter (BLM) pada pertengahan 2020 di Amerika Serikat. Gerakan ini memicu refleksi global terhadap berbagai bentuk rasisme sistemik, termasuk dalam industri kecantikan dan perawatan kulit.

Tekanan publik yang meningkat memaksa banyak perusahaan multinasional untuk mengevaluasi produk dan kampanye pemasaran mereka. Unilever menjadi salah satu yang bergerak paling cepat dengan mengumumkan penghapusan kata "Fair" — yang bermakna "cerah" atau "putih" — dari nama produk unggulannya.

Alasan Resmi Unilever Mengganti Nama

Dalam pernyataan resminya, Unilever menegaskan bahwa perubahan nama mencerminkan komitmen perusahaan terhadap inklusivitas dan keberagaman. Perusahaan menyatakan bahwa mereka ingin merayakan semua warna kulit, bukan mempromosikan satu standar tunggal yang dianggap lebih unggul.

Unilever juga mengumumkan penghapusan kata-kata seperti "fair", "white", "light", dan "whitening" dari seluruh komunikasi produknya secara global. Langkah ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab korporat terhadap dampak sosial dari narasi pemasaran yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sejarah Singkat Fair and Lovely

Dari Fair and Lovely Menjadi Glow & Lovely

Nama baru Glow & Lovely dipilih untuk menggantikan Fair and Lovely dengan filosofi yang berbeda secara mendasar. Kata "Glow" atau cahaya alami dianggap lebih inklusif karena tidak mengasosiasikan kecantikan dengan warna kulit tertentu.

Di Indonesia, transisi nama ini berlangsung secara bertahap mengikuti kebijakan global Unilever. Meski demikian, banyak konsumen Indonesia masih familiar dengan nama lama karena produk ini telah hadir di pasar lokal selama puluhan tahun.

Dampak terhadap Industri Kecantikan di Indonesia

Perubahan nama Fair and Lovely menjadi sinyal penting bagi industri kecantikan Indonesia untuk mulai mengevaluasi narasi pemasaran yang selama ini menonjolkan kulit putih sebagai standar kecantikan. Sejumlah merek lokal dan internasional turut merespons tren ini dengan menyesuaikan klaim produk mereka.

Regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia sendiri juga telah memperketat ketentuan terkait klaim pemutih kulit dalam produk kosmetik. Hal ini sejalan dengan kesadaran konsumen yang semakin kritis terhadap standar kecantikan yang dipaksakan.

Kritik dan Tantangan Rebranding

Meski disambut positif oleh banyak kalangan, sebagian pihak menilai langkah Unilever hanya sekadar kosmetik tanpa perubahan substansial pada formulasi atau strategi pemasaran produk. Para kritikus berpendapat bahwa selama produk masih dipasarkan sebagai pencerah kulit, perubahan nama tidak akan mengubah pesan inti yang disampaikan.

Unilever merespons kritik tersebut dengan menegaskan bahwa perusahaan juga berkomitmen mengubah visual kampanye iklan agar lebih representatif dan tidak lagi mendorong perempuan untuk mengubah warna kulit alami mereka demi mencapai standar kecantikan tertentu.

Relevansi bagi Konsumen Indonesia

Bagi konsumen Indonesia, perubahan nama ini menjadi pengingat penting bahwa standar kecantikan bersifat konstruksi sosial yang dapat dan harus terus dikritisi. Indonesia sebagai negara dengan keberagaman warna kulit yang kaya memiliki potensi besar untuk mendefinisikan ulang konsep cantik yang lebih inklusif.

Tren kecantikan yang kini semakin mengedepankan skin positivity dan penerimaan diri sejalan dengan perubahan arah yang dilakukan Unilever melalui Glow & Lovely. Konsumen diharapkan semakin berdaya dalam memilih produk yang sesuai dengan nilai-nilai mereka, bukan sekadar mengikuti standar yang ditentukan oleh merek.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan Fair and Lovely resmi berganti nama?

Unilever mengumumkan pergantian nama Fair and Lovely menjadi Glow & Lovely secara resmi pada Juli 2020, sebagai respons terhadap tekanan global terkait diskriminasi warna kulit.

Apa nama baru dari Fair and Lovely?

Nama baru dari Fair and Lovely adalah Glow & Lovely. Nama ini dipilih karena dianggap lebih inklusif dan tidak mengasosiasikan kecantikan dengan warna kulit tertentu.

Mengapa kata 'Fair' dihapus dari nama produk?

Kata 'Fair' dihapus karena dalam konteks produk kecantikan, kata tersebut merujuk pada kulit yang lebih cerah atau putih, yang dianggap memperkuat diskriminasi berbasis warna kulit dan standar kecantikan yang tidak inklusif.

Apakah formulasi produk Glow & Lovely berubah setelah pergantian nama?

Pergantian nama utamanya berfokus pada aspek merek dan strategi pemasaran. Unilever berkomitmen mengubah narasi iklan agar tidak lagi mendorong perubahan warna kulit sebagai tujuan utama, meski kritik terhadap substansi perubahan ini masih terus ada.

Apakah perubahan nama ini berlaku di Indonesia?

Ya, perubahan nama dari Fair and Lovely menjadi Glow & Lovely berlaku secara global termasuk di Indonesia, meskipun transisinya dilakukan secara bertahap mengikuti kebijakan Unilever secara internasional.



Ditulis oleh: Budi Santoso

Posting Komentar