Bupati Tuban Lepas Ribuan Calon Jemaah Haji Kloter 28 & 29
VGI.CO.ID - TUBAN – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., bersama dengan Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban, secara resmi melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) kloter 28 dan 29 asal Kabupaten Tuban. Acara pelepasan yang khidmat ini berlangsung di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, pada hari Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan penting ini turut disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Sekretaris Daerah Tuban, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama terkemuka, serta perwakilan dari sektor perbankan.
Rincian Keberangkatan Jemaah Haji Tuban
Sebanyak total 752 Calon Jemaah Haji (CJH) yang terbagi dalam kloter 28 dan 29 diberangkatkan menuju Tanah Suci. Mereka menempuh perjalanan menggunakan 18 unit bus yang telah disiapkan, memastikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan awal.
Momen keberangkatan ini juga dihadiri oleh ratusan keluarga pengantar yang memadati area Alun-alun Tuban sejak pagi hari. Suasana haru bercampur kebahagiaan terpancar dari wajah para keluarga yang melepas kerabat mereka untuk menunaikan ibadah haji.
Rombongan jemaah dilepas dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat, diiringi lantunan doa-doa tulus. Doa bersama dipanjatkan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran, kemudahan, serta keselamatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Pesan Penting Bupati Tuban untuk Jemaah Haji
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., yang akrab disapa Mas Lindra, menyampaikan informasi terkait total kuota jemaah haji dari Kabupaten Tuban untuk tahun 2026. Total terdapat 1.645 orang jemaah yang akan terbagi dalam lima kloter keberangkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Tuban menekankan urgensi kesiapan fisik yang prima selama menjalankan ibadah haji. Beliau mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut stamina dan kondisi kesehatan yang optimal.
“Ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, saya berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar,” ungkap Bupati Aditya Halindra Faridzky.
Antisipasi Perbedaan Cuaca dan Kesehatan Pribadi
Selain aspek fisik, Bupati Tuban juga mengingatkan para jemaah untuk mengantisipasi perbedaan kondisi cuaca yang signifikan antara Indonesia dan Arab Saudi. Perbedaan suhu dan iklim ini memerlukan adaptasi dan persiapan khusus dari para jemaah.
Para jemaah dihimbau untuk membawa obat-obatan pribadi yang mungkin dibutuhkan selama di Tanah Suci. Kesiapan obat-obatan pribadi akan membantu jemaah dalam mengatasi keluhan kesehatan ringan yang mungkin timbul.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya fokus beribadah dengan tenang tanpa memaksakan diri. Keseimbangan antara ibadah dan menjaga kondisi diri adalah kunci utama.
“Utamakan ibadah wajib dan jangan memaksakan diri. Laksanakan ibadah sesuai kemampuan masing-masing,” pesan Bupati, menyoroti prinsip pelaksanaan ibadah yang sesuai kapasitas pribadi.
Pentingnya Kebersamaan dan Koordinasi dengan Petugas
Bupati Aditya Halindra Faridzky juga menyoroti pentingnya semangat kebersamaan dan saling tolong-menolong di antara sesama jemaah. Saling mendukung akan menciptakan suasana yang lebih kondusif selama perjalanan ibadah.
Jemaah diminta untuk segera berkoordinasi dengan petugas pendamping haji atau tenaga kesehatan apabila menghadapi kendala. Komunikasi yang baik dengan petugas adalah kunci penanganan masalah yang cepat dan efektif.
“Jika mengalami kesulitan, segera hubungi petugas pendamping haji. Begitu juga jika merasa kurang sehat, segera berkomunikasi dengan petugas kesehatan yang tersedia,” tegas Bupati, memastikan jemaah tidak ragu mencari bantuan.
Apresiasi dan Harapan untuk Jemaah Haji
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tuban menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia penyelenggara. Dedikasi dan kerja keras panitia dalam mempersiapkan seluruh aspek keberangkatan sangatlah berarti.
Petugas pendamping haji juga diminta untuk memberikan informasi secara berkala kepada masyarakat di tanah air mengenai kondisi para jemaah di Tanah Suci. Transparansi informasi akan memberikan ketenangan bagi keluarga yang menanti.
Terakhir, Bupati Tuban menitipkan doa kepada seluruh Calon Jemaah Haji. Beliau berharap agar para jemaah turut mendoakan kemajuan daerah, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban, serta keutuhan bangsa dan negara.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta mendapatkan keberkahan haji mabrur,” tutup Bupati Aditya Halindra Faridzky, mengakhiri sambutannya dengan harapan yang tulus.
Jadwal Keberangkatan Kloter Lainnya
Pelepasan kloter 28 dan 29 ini merupakan bagian dari rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Tuban. Sebelumnya, Calon Jemaah Haji kloter 26 telah diberangkatkan pada hari Senin, 27 April 2026.
Kemudian, kloter 27 menyusul diberangkatkan pada Selasa dini hari, 28 April 2026. Kloter 30 dijadwalkan sebagai kloter terakhir yang akan berangkat pada Rabu dini hari, 29 April 2026, menutup rangkaian pemberangkatan haji tahun ini.
Semua persiapan dan pelepasan ini dilakukan dengan cermat untuk memastikan kelancaran proses ibadah haji bagi seluruh warga Kabupaten Tuban yang terpanggil untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan
Posting Komentar