Fakta Doa Quraish Shihab untuk Prabowo: Semua Kekuasaan dari Tuhan

Table of Contents
Video Quraish Shihab Singgung Kekuasaan dari Tuhan saat Doakan Prabowo
Fakta Doa Quraish Shihab untuk Prabowo: Semua Kekuasaan dari Tuhan

VGI.CO.ID - Ulama terkemuka Quraish Shihab baru-baru ini menarik perhatian publik dengan pernyataannya mengenai kekuasaan yang bersumber dari Tuhan. Pernyataan ini disampaikan saat beliau hendak memanjatkan doa untuk Prabowo dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kenegaraan 1447 H.

Acara penting tersebut berlangsung di Istana Negara pada Selasa (10/3), menjadi momen di mana sang ulama menyampaikan pandangan teologisnya. Ia menegaskan bahwa “Baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan.”

Konteks Pernyataan dan Doa untuk Pemimpin

Pernyataan filosofis tersebut diutarakan Quraish Shihab secara langsung ketika mempersiapkan diri untuk mendoakan Prabowo. Konteks ini memberi bobot tersendiri pada makna mendalam di balik setiap kata yang disampaikan.

Doa ini menyoroti pentingnya peran pemimpin dalam pandangan spiritual, terlepas dari karakter pribadi mereka. Sang ulama menekankan bahwa otoritas yang mereka emban tetaplah berasal dari Ilahi.

Inspirasi dari Guru Besar Syekh Mutawalli Sya'rawi

Konteks Pernyataan dan Doa untuk Pemimpin

Quraish Shihab menjelaskan bahwa konsep ini bukanlah gagasan pribadinya semata, melainkan mengutip ajaran dari gurunya. Beliau menginspirasi dari Syekh Mutawalli Sya'rawi, seorang ulama besar Mesir yang sangat dihormati.

Syekh Sya'rawi, menurut Quraish Shihab, pernah memulai doanya untuk seorang presiden Mesir dengan frasa serupa. “Beliau pernah berdoa pada presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat kekuasaan bersumber dari Tuhan,” jelas Quraish Shihab.

Penekanan ini memperkuat keyakinan bahwa “Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan.” Hal ini menunjukkan kontinuitas pemikiran teologis yang diwariskan lintas generasi ulama.

Implikasi Pesan Quraish Shihab Mengenai Kekuasaan

Pesan Quraish Shihab ini dapat diinterpretasikan sebagai pengingat fundamental bagi setiap pemimpin tentang asal-usul kekuasaan yang mereka emban. Ini juga menjadi refleksi penting bagi masyarakat tentang bagaimana memandang otoritas di era modern.

Pernyataan ini mendorong pemahaman bahwa dimensi ilahi selalu ada dalam setiap pengaturan kekuasaan duniawi, baik yang tampak maupun yang tidak. Dengan demikian, setiap tindakan pemimpin membawa tanggung jawab spiritual yang sangat besar dan mendalam.

Intinya, pernyataan Quraish Shihab adalah pengingat mendalam tentang dimensi spiritual kekuasaan dan kepemimpinan. Pesan ini relevan bagi setiap pemimpin, termasuk Prabowo, serta seluruh rakyat Indonesia dalam memahami peran mereka di hadapan Tuhan.



Ditulis oleh: Agus Pratama

Posting Komentar