Denada Akhirnya Bertemu Ressa: Momen Manis Jelang Lebaran 2026
VGI.CO.ID - Penyanyi dan aktris Denada Tambunan akhirnya membagikan momen haru pertemuannya dengan sang putra, Ressa Rossano. Momen berharga ini diketahui publik melalui unggahan foto di media sosial Denada pada Jumat, 20 Maret. Pertemuan yang telah lama dinantikan ini terjadi menjelang momen Lebaran pada tahun 2026.
Detail spesifik mengenai pertemuan ini memang tidak banyak diungkapkan ke publik. Namun, Denada mengungkapkan bahwa seluruh proses mediasi dan pendampingan dalam pertemuan ini turut dibantu oleh psikolog profesional, Intan Erlita. Dukungan dari profesional ini diharapkan dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara ibu dan anak.
Momen Kedekatan Terpancar Lewat Foto
Rangkaian foto yang diunggah Denada secara jelas menampilkan kehangatan dan kedekatan antara dirinya dan Ressa. Foto pertama yang menarik perhatian menunjukkan Ressa dengan santai memegang ponsel, mengabadikan momen swafoto bersama sang ibu. Momen candid ini menangkap ekspresi bahagia keduanya.
Dalam foto-foto berikutnya, terlihat Denada merangkul lengan Ressa dengan penuh kasih sayang. Keduanya tampak saling tersenyum ke arah kamera, mengisyaratkan kelegaan dan kebahagiaan atas terealisasinya pertemuan ini. Senyuman mereka menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat.
Ungkapan Syukur dan Terima Kasih
Denada tidak lupa menyertakan ungkapan rasa syukurnya atas anugerah pertemuan ini. "Alhamdulillah. Allah maha besar," tulis Denada pada keterangan unggahannya, menandakan betapa berartinya momen ini baginya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan.
"Terima kasih atas doa dan bantuan dari semua kerabat, dan keluarga. Terima kasih bu @intan__erlita, ibu psikolog kesayangan yang baik, atas bantuan, bimbingan dan pendampingannya," lanjut Denada dalam caption tersebut. Dukungan dari lingkungan terdekat dan profesional menjadi pilar penting dalam proses ini.
Harapan Denada untuk Hubungan dengan Ressa
Pertemuan ini menjadi penegas atas keinginan kuat Denada untuk bertemu dengan Ressa Rizky Rossano. Ia berharap dapat menjelaskan berbagai situasi dan dinamika yang pernah terjadi dalam hubungan mereka dari sudut pandangnya. Selama ini, Denada merasa perlu ada klarifikasi demi kebaikan bersama.
Denada mengungkapkan bahwa Ressa sendiri sempat menunjukkan keraguan untuk bertemu. Melalui komunikasi tertulis, Ressa menyampaikan rasa "maju mundur mau ketemu". Denada pun berusaha memahami dan menyarankan Ressa untuk mempersiapkan hal-hal yang ingin ia sampaikan atau tanyakan.
Perasaan Ressa dan Tantangan Panggilan 'Ibu'
Denada menyadari bahwa Ressa masih merasa canggung untuk memanggilnya dengan sebutan 'Ibu'. Ia pernah mendengar Ressa menggunakan panggilan 'Ibu' ketika orang lain menyebut nama Denada, namun dalam percakapan pribadi via WhatsApp, Ressa masih memanggilnya 'Mbak'.
Denada merasa tidak adil jika ia tiba-tiba menuntut Ressa untuk memanggilnya 'Ibu' setelah sekian lama. Ia berpandangan bahwa perubahan panggilan tersebut harus datang secara alami dan organik, bukan dipaksakan. Hal ini disampaikan Denada seperti diberitakan oleh detikHot pada Selasa, 17 Maret.
Denada Tegaskan Tidak Pernah Menelantarkan
Menanggapi persepsi publik atau cerita yang mungkin beredar, Denada menegaskan bahwa ia tidak pernah menelantarkan Ressa. Ia justru menyoroti peran ayah kandung Ressa yang menurutnya tidak bertanggung jawab atas kewajibannya. Denada memilih untuk tetap kuat dan mempertahankan kehamilannya.
Awalnya, Denada bertekad untuk merawat Ressa seorang diri. Namun, nasihat dari ibunya, Emilia Contessa, mengenai masa depan Ressa tanpa sosok ayah mulai memengaruhinya. Ia mempertimbangkan tawaran untuk Ressa dirawat oleh anggota keluarga lain demi memberikan lingkungan yang lebih utuh.
Tetap Memantau Perkembangan Ressa
Meskipun Ressa dirawat oleh keluarga besar, Denada tidak serta-merta lepas tangan. Ia mengaku diam-diam terus memantau tumbuh kembang putranya. Melalui ibunya, Denada selalu mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan Ressa.
Keputusan untuk melibatkan keluarga besar dalam pengasuhan Ressa didasari oleh keyakinan Denada bahwa Ressa layak mendapatkan keluarga yang lengkap. Namun, hal ini tidak mengurangi tanggung jawab dan kasih sayang Denada sebagai seorang ibu. Pertemuan ini menjadi bukti nyata dari perjuangan Denada untuk terus hadir dalam kehidupan putranya.
Ditulis oleh: Agus Pratama

Posting Komentar