Update Transfer: Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia Lirik BRI Super League 2026

Table of Contents

Deretan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Berpotensi Hengkang ke BRI Super League


VGI.CO.ID - Fenomena kembalinya para pemain naturalisasi ke tanah air semakin menjadi sorotan dalam lanskap sepak bola Indonesia. BRI Super League 2025/2026 kini menjelma menjadi destinasi menarik bagi talenta diaspora Timnas Indonesia, terutama bagi mereka yang kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di klub-klub Eropa.

Keputusan ini tidak hanya didasari oleh kebutuhan klub untuk memperkuat skuad, tetapi juga keinginan para pemain untuk menjaga performa dan mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten. Tren ini menunjukkan bagaimana Liga Indonesia semakin kompetitif dan menarik bagi pemain berkualitas tinggi.

Arus Balik Pemain Naturalisasi: Meramaikan Kompetisi Domestik

Saat ini, tercatat ada delapan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang telah memilih berkarier di kompetisi Liga Indonesia. Mereka adalah Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx yang semuanya berlabuh ke klub raksasa Persib Bandung.

Selain itu, Jordi Amat dan Shayne Pattynama kini bergabung dengan Persija Jakarta, sementara Jens Raven memperkuat Bali United, dan Rafael Struick menjadi andalan Dewa United. Kedatangan mereka membawa warna baru dan ekspektasi tinggi bagi klub masing-klub.

Terbaru, Mauro Zijlstra secara resmi bergabung dengan Persija Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026, memperpanjang daftar pemain diaspora yang pulang kampung. Penyerang berusia 21 tahun ini diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Macan Kemayoran.

Tiga Nama Potensial yang Mengikuti Jejak Arus Balik

Tidak berhenti di situ, beberapa nama lain juga santer dikabarkan berpotensi mengikuti jejak serupa dan meramaikan BRI Super League. Situasi karier mereka di Eropa yang kurang menguntungkan menjadi pemicu utama minat klub-klub Indonesia.

Berikut adalah tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang patut dicermati perkembangannya di bursa transfer. Mereka memiliki peluang besar untuk segera merumput di kompetisi tertinggi sepak bola Tanah Air.

Ragnar Oratmangoen: Mencari Konsistensi di Lapangan

Ragnar Oratmangoen diketahui menjalani musim 2025/2026 yang tidak sepenuhnya mulus bersama FCV Dender EH di kasta teratas Liga Belgia. Sepanjang musim ini, pemain berusia 28 tahun itu baru mencatatkan sembilan penampilan dengan sumbangan satu gol.

Statistik tersebut mengindikasikan bahwa perannya belum terlalu krusial di klubnya saat ini, sehingga membuka peluang untuk mencari tantangan baru. Sebagai seorang pemain sayap dengan kecepatan dan agresivitas tinggi, Oratmangoen memiliki daya tarik besar bagi klub-klub di BRI Super League.

Kompetisi domestik Indonesia berpotensi memberinya ruang lebih besar untuk tampil secara konsisten dan menunjukkan kualitas terbaiknya. Sejumlah klub top, seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Persebaya Surabaya, dikabarkan telah menyatakan minat untuk mendatangkan dirinya.

Peluang transfer ini semakin terbuka mengingat bursa transfer putaran kedua BRI Super League akan ditutup pada Jumat, 6 Februari 2026. Keputusan Ragnar akan sangat dinantikan mengingat waktu yang semakin menipis.

Ivar Jenner: Titik Persimpangan Karier dan Godaan Dewa United

Arus Balik Pemain Naturalisasi: Meramaikan Kompetisi Domestik

Masa depan gelandang muda Timnas Indonesia, Ivar Jenner, juga tengah berada di persimpangan setelah resmi berpisah dengan FC Utrecht per Senin, 2 Februari 2026. Keputusan ini memicu spekulasi tentang langkah karier selanjutnya bagi pemain berbakat tersebut.

Rumor kencang berembus bahwa Ivar digadang-gadang akan segera berbaju Dewa United. Kabar ini semakin menguat setelah Presiden klub, Ardian Satya Negara, membenarkan bahwa pelatih Jan Olde Riekerink masih membutuhkan tambahan pemain di posisi gelandang bertahan.

Berkarier di Indonesia bisa menjadi solusi jangka pendek yang strategis bagi Ivar untuk menjaga ritme pertandingan dan meningkatkan peran sentralnya sebagai gelandang. Terlebih, minimnya kesempatan bermain di klub sebelumnya menjadi alasan kuat baginya untuk mencari tantangan baru.

Sandy Walsh: Pengalaman Eropa untuk Pertahanan BRI Super League

Nama Sandy Walsh juga masuk dalam daftar pemain naturalisasi yang situasinya patut dipantau oleh klub-klub BRI Super League. Bek kanan Timnas Indonesia ini sebenarnya merupakan andalan utama Buriram United FC di awal musim 2025/2026 Thai League.

Namun, performanya sedikit terganggu setelah sempat absen dalam beberapa pertandingan krusial akhir tahun 2025 hingga awal Januari lalu akibat masalah cedera otot paha. Meskipun demikian, pemain berusia 30 tahun itu tetap mencatatkan total 16 laga di semua ajang musim ini.

Dengan pengalaman panjangnya bermain di Eropa dan Thailand, Sandy Walsh bisa menjadi aset yang sangat berharga bagi klub-klub BRI Super League. Kehadirannya akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas lini belakang dan mentalitas tim.

Statusnya sebagai pemain lokal (naturalisasi) di Indonesia juga menjadi keuntungan ganda, baik secara teknis dalam regulasi pemain asing maupun secara strategis untuk menarik minat suporter. Pengalamannya akan menjadi mentor bagi pemain muda lokal.

Faktor Pendorong Kepulangan Pemain Diaspora

Minimnya menit bermain menjadi salah satu faktor utama yang mendorong para pemain naturalisasi Timnas Indonesia mempertimbangkan untuk kembali ke Liga Indonesia. Kesempatan bermain reguler sangat krusial bagi pengembangan karier seorang pesepak bola, terutama untuk menjaga performa di level tim nasional.

Selain itu, adaptasi dengan lingkungan dan budaya sepak bola Indonesia juga menjadi pertimbangan. Beberapa pemain mungkin merasa lebih nyaman dan mendapatkan apresiasi yang lebih besar saat bermain di tanah leluhur mereka, didukung oleh fanatisme suporter lokal.

Peran sentral yang ditawarkan oleh klub-klub BRI Super League juga menjadi daya tarik yang tak kalah penting. Di Indonesia, mereka bisa menjadi tulang punggung tim, pemimpin di lapangan, dan ikon yang diidolakan oleh para penggemar.

Dampak Positif bagi Kualitas Sepak Bola Indonesia

Kedatangan para pemain naturalisasi ini ke BRI Super League membawa dampak positif yang signifikan bagi kualitas sepak bola nasional. Kompetisi akan menjadi lebih ketat dan menarik, meningkatkan level permainan secara keseluruhan.

Selain itu, transfer ini juga akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan taktis para pemain lokal yang bermain bersama mereka. Interaksi dengan pemain-pemain berdarah Eropa yang memiliki disiplin tinggi tentu akan memberikan pelajaran berharga.

Pada akhirnya, kualitas Timnas Indonesia juga akan semakin terangkat karena para pemain kunci mendapatkan jam terbang yang cukup dan konsisten. Mereka akan tiba di pemusatan latihan tim nasional dengan kondisi fisik dan mental yang lebih prima, siap memberikan yang terbaik.



Ditulis oleh: Dewi Lestari

Posting Komentar