Riot Games PHK 80 Karyawan Tim 2XKO: Momentum Game Belum Sesuai

VGI.CO.ID - Pengembang game terkemuka, Riot Games, baru-baru ini mengumumkan PHK terhadap sekitar 80 karyawan yang bekerja pada 2XKO, game fighting bertema League of Legends mereka. Keputusan sulit ini diambil karena momentum keseluruhan game tidak mencapai tingkat yang dibutuhkan untuk mendukung tim sebesar itu dalam jangka panjang.
Berita tersebut dibagikan melalui sebuah postingan blog resmi yang ditulis oleh produser eksekutif 2XKO, Tom Cannon. Cannon menjelaskan bahwa perusahaan sedang "mengurangi ukuran tim 2XKO" sebagai bagian dari restrukturisasi operasional.
Seorang juru bicara Riot Games kemudian mengonfirmasi kepada Game Developer bahwa sekitar 80 pekerja terkena dampak PHK ini. Angka tersebut diperkirakan mencakup sekitar setengah dari seluruh tim pengembangan global game tersebut.
Cannon secara terbuka mengaitkan PHK ini dengan keterlibatan pemain yang lesu sejak game fighting tersebut dirilis. Meskipun 2XKO telah "beresonansi dengan audiens inti yang bersemangat," momentum keseluruhan belum cukup kuat untuk menopang tim yang besar.
Dia mencatat bahwa setelah ekspansi game dari PC ke konsol, Riot mengamati tren yang konsisten dalam cara pemain berinteraksi dengan 2XKO. Data ini menunjukkan bahwa daya tarik game belum mencapai skala yang diharapkan oleh perusahaan.
Sejarah Pengembangan Panjang dan Komitmen Masa Depan
Proyek 2XKO sendiri telah melalui masa pengembangan yang sangat panjang, menunjukkan investasi waktu dan sumber daya yang besar dari Riot Games. Pada tahun 2016, Riot mengakuisisi Radiant Entertainment, sebuah studio game fighting yang didirikan oleh Tom dan Tony Cannon.
Tim ini kemudian menghabiskan hampir satu dekade untuk melakukan iterasi dan menyempurnakan game yang akhirnya dikenal sebagai 2XKO. Durasi pengembangan yang ekstensif ini menyoroti ambisi awal proyek dan dedikasi pengembang.
Meskipun ada PHK, Riot Games menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan dukungan untuk 2XKO. Cannon menyatakan bahwa dengan "tim yang lebih kecil dan terfokus," pengembang akan terus bekerja pada "peningkatan kunci" untuk game tersebut.
Selain itu, Riot berkomitmen untuk terus bermitra dengan penyelenggara turnamen komunitas game fighting (FGC) dan komunitas lokal. Ini merupakan upaya untuk mempertahankan dan memperkuat basis pemain inti serta ekosistem kompetitif game.
"Kami membentuk kembali tim untuk memberikan 2XKO jalur yang lebih berkelanjutan ke depan," tulis Cannon, menekankan visi jangka panjang perusahaan. Pernyataan ini menegaskan kembali upaya untuk menjaga kelangsungan hidup game, meskipun dengan penyesuaian tim.
Bagi karyawan yang terkena dampak, Riot Games akan memberikan kesempatan untuk melamar posisi lain di internal perusahaan. Mereka yang tidak berhasil menemukan posisi baru akan ditawarkan gaji minimum 6 bulan dan paket pesangon sebagai bentuk dukungan.
Ditulis oleh: Eko Kurniawan
Posting Komentar