Riot Games PHK 80 Developer 2XKO Sebulan Pasca Rilis

Table of Contents

Riot Spent A Decade Developing A Fighting Game Then Laid Off Around 80 Developers Less Than One Month After Release


VGI.CO.ID - Riot Games baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 80 anggota tim pengembang game fighting mereka, 2XKO. Keputusan mengejutkan ini datang hanya tiga minggu setelah game tersebut resmi dirilis di konsol pada Januari 2026.

Perusahaan menyatakan bahwa meskipun 2XKO "telah beresonansi dengan audiens inti yang bersemangat," momentum keseluruhannya belum mencapai tingkat yang dibutuhkan. Ini diperlukan untuk mendukung tim dengan ukuran saat ini dalam jangka panjang.

Latar Belakang Pengembangan Satu Dekade

Pengumuman ini menjadi sorotan tajam mengingat sejarah pengembangan 2XKO yang sangat panjang dan penuh dedikasi. Game yang awalnya dikenal sebagai Project L ini, telah menghabiskan hampir satu dekade dalam proses produksi.

Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2019, game ini direncanakan untuk dirilis dalam akses awal di PC pada akhir 2025. Selanjutnya, 2XKO meluncur ke konsol pada Januari 2026, menandai debut resminya di pasar.

Perspektif Pengembang dan Tantangan Industri

Menurut laporan Game Developer dari September 2025, Riot Games telah berinvestasi besar pada proyek ini, menekankan pentingnya waktu untuk memastikan game tidak "KO di ronde pertama." Produser game senior Riot Games, Patrick Miller, kala itu menyatakan hal tersebut.

Latar Belakang Pengembangan Satu Dekade

Miller sebelumnya pernah mengutarakan bahwa "butuh banyak waktu dan upaya untuk menguraikan pelajaran 30+ tahun yang telah dipelajari oleh studio [game fighting] veteran." Pernyataan ini menunjukkan dalamnya komitmen tim terhadap kualitas game.

Ia juga menggarisbawahi perbandingan dengan seri Tekken yang mapan, di mana ia sering mengingatkan timnya bahwa butuh tujuh game Tekken (dan dua game Tekken Tag) untuk mencapai Tekken 8. Analogi ini menyoroti kompleksitas dan waktu yang dibutuhkan untuk membangun waralaba game fighting yang sukses.

Dampak Langsung dan Kebijakan Perusahaan

Dampak PHK ini meluas hingga ke jajaran kepemimpinan proyek. Patrick Miller, sang produser senior yang berbicara tentang pengembangan jangka panjang, mengonfirmasi dirinya menjadi salah satu yang terdampak melalui media sosial pada hari yang sama dengan pengumuman.

Meskipun ada pengurangan staf, Riot Games menegaskan bahwa pengembangan 2XKO akan terus berlanjut. Perusahaan berkomitmen untuk mendukung "audiens inti" yang telah ditemukan game tersebut.

Bagi para developer yang terdampak, Riot Games menawarkan kesempatan untuk mencari posisi lain di dalam perusahaan. Apabila relokasi internal tidak memungkinkan, mereka akan diberikan "minimal 6 bulan gaji pemberitahuan dan pesangon."

Pertanyaan yang Tersisa di Komunitas Game

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai ekspektasi Riot Games terhadap performa pasar 2XKO, terutama setelah investasi waktu pengembangan yang begitu signifikan. Banyak pihak menyayangkan keputusan untuk merampingkan tim secepat ini, hanya dalam hitungan minggu setelah rilis formal di konsol.

Ironi keputusan ini, yang diambil setelah begitu banyak upaya untuk menghindari "KO di ronde pertama," menjadi perbincangan hangat di komunitas game. Ini juga memicu diskusi tentang keberlanjutan proyek game besar di tengah persaingan ketat di industri.



Ditulis oleh: Budi Santoso

Posting Komentar