Geplak Indramayu Santuni Warga Cidempet, Respon Cepat Rumah Ambruk

Table of Contents

Geplak Indramayu Santuni Warga Cidempet, Rumah Ambruk Diterpa Angin Kencang - 86News


VGI.CO.ID - Organisasi Gerakan Pers Lurus Akurat Kritis (Geplak) Kabupaten Indramayu menunjukkan aksi nyata dengan menyantuni warga Desa Cidempet yang tertimpa musibah. Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung kepada Bapak Tamas pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai respon cepat setelah kediaman sederhana milik korban ambruk diterpa angin kencang beberapa hari sebelumnya. Lokasi kejadian berada di Blok Kebun Pring RT 1 RW 01, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu.

Aksi Solidaritas Gabungan Wartawan Indramayu

Ketua Geplak Indramayu, Ali Zaidan, menegaskan bahwa organisasi yang ia pimpin hadir untuk menjembatani aspirasi masyarakat kecil. Sebagai gabungan wartawan lokal, mereka berkomitmen untuk tidak hanya meliput berita tetapi juga bergerak membantu warga.

"Kami dari Geplak adalah gabungan wartawan di Indramayu yang lahir untuk menyambung suara rakyat ke pihak berwenang," tegas Ali. Ia menambahkan bahwa pemberian bantuan uang tunai ini merupakan bentuk kepedulian awal terhadap nasib Bapak Tamas.

Ali juga memberikan penekanan khusus kepada instansi pemerintah terkait, seperti Dinas Sosial dan Diskimrum Indramayu. Ia mendesak agar segera ada tindakan serius berupa rehabilitasi rumah layak huni bagi warga yang masuk kategori rentan.

Kondisi Memprihatinkan Lansia dan Cucu Yatim Piatu

Bapak Tamas, yang kini tinggal bersama seorang cucu yatim piatunya, menceritakan bahwa kondisi rumahnya memang sudah lama mengkhawatirkan. Bangunan semi permanen tersebut sudah mengalami kerusakan parah selama dua tahun terakhir sebelum akhirnya rata dengan tanah.

"Rumah saya sudah dua tahun reot parah dan roboh sana-sini, namun belum ada bantuan nyata," ujar Tamas dengan suara bergetar. Ia mengaku sempat didatangi petugas dinas tahun lalu untuk pendataan, namun realisasi bantuan tak kunjung tiba.

Kini di usianya yang sudah lanjut, Tamas merasa kesulitan untuk memperbaiki rumahnya secara mandiri karena keterbatasan fisik dan ekonomi. Ia hanya fokus berjuang sekuat tenaga untuk menghidupi cucu tercintanya di tengah puing bangunan.

Upaya Advokasi dan Monitoring Bantuan Sosial

Saat tim media mencoba mengonfirmasi pihak pemerintah desa, Kuwu Cidempet, Mahfudin, dilaporkan sedang berada di luar daerah. Hingga berita ini diturunkan, pihak desa belum dapat memberikan keterangan resmi terkait langkah selanjutnya untuk Bapak Tamas.

Sekjen Geplak, Endri Yuza, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berasal dari donatur internal organisasi dan dukungan para mitra. Meskipun organisasi ini tergolong baru, mereka memiliki visi besar untuk mengawal program kesejahteraan sosial di Indramayu.

"Kedepan, kami akan melakukan advokasi rutin dan koordinasi dengan Dinsos untuk memastikan program rumah layak huni tepat sasaran," kata Endri. Geplak ingin memastikan bahwa setiap bantuan dari pihak swasta maupun pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Kejadian di Desa Cidempet ini menggarisbawahi urgensi penanganan rumah tidak layak huni di wilayah pedesaan Indramayu. Peran aktif organisasi masyarakat seperti Geplak diharapkan dapat mempercepat respon pemerintah dalam memberikan bantuan darurat kepada warga.



Ditulis oleh: Rizky Ramadhan

Posting Komentar