Apakah Sertifikat Duolingo Diakui? Ini Faktanya untuk Pendidikan & Karier

Table of Contents

Apakah sertifikat Duolingo diakui?


VGI.CO.ID - Sertifikat Duolingo English Test (DET) menjadi alternatif populer untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris, khususnya bagi calon mahasiswa internasional. Pertanyaan utama yang sering muncul adalah seberapa luas pengakuan sertifikat ini di berbagai institusi pendidikan dan dunia kerja.

Apa Itu Duolingo English Test (DET)?

Duolingo English Test adalah ujian kemahiran berbahasa Inggris adaptif yang dapat diambil secara online kapan saja dan di mana saja. Ujian ini menilai kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan dalam durasi sekitar satu jam, lebih singkat dari tes tradisional.

Berbeda dengan aplikasi belajar Duolingo, DET adalah ujian terstandardisasi dengan sistem penilaian ketat. Hasil tesnya diberikan dalam skala 10-160, mencakup sub-skor untuk literasi, percakapan, pemahaman, dan produksi.

Pengakuan Internasional Sertifikat DET

Pengakuan sertifikat Duolingo English Test terus berkembang pesat secara global, termasuk di Indonesia. Ribuan universitas dan perguruan tinggi, terutama di Amerika Utara, Eropa, dan Australia, menerima skor DET sebagai bukti kemahiran berbahasa Inggris.

Banyak institusi terkemuka kini menjadikan DET sebagai opsi setara dengan TOEFL atau IELTS untuk penerimaan mahasiswa baru. Ini memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas lebih besar bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

Batasan Pengakuan dan Pertimbangan Penting

Apa Itu Duolingo English Test (DET)?

Meski diakui luas, tidak semua institusi atau program menerima sertifikat DET. Beberapa program pascasarjana atau visa imigrasi tertentu mungkin masih memerlukan tes tradisional seperti IELTS atau TOEFL.

Oleh karena itu, calon pendaftar harus selalu memeriksa persyaratan spesifik dari universitas, beasiswa, atau lembaga tujuan mereka. Memastikan penerimaan sejak awal akan menghindari potensi kendala di kemudian hari.

Keunggulan Mengikuti DET

Salah satu daya tarik utama DET adalah biayanya yang jauh lebih terjangkau dibanding tes bahasa Inggris lainnya, menjadikannya pilihan ekonomis. Fleksibilitas jadwal dan lokasi ujian juga sangat membantu mereka yang punya keterbatasan geografis atau waktu.

Hasil tes DET juga biasanya keluar lebih cepat, seringkali dalam waktu 48 jam, memungkinkan proses aplikasi yang lebih efisien. Fitur ini menguntungkan bagi individu dengan tenggat waktu ketat untuk pendaftaran.

Cara Memverifikasi Penerimaan Duolingo English Test

Untuk memastikan apakah institusi tujuan Anda menerima DET, langkah terbaik adalah mengunjungi situs web resmi institusi atau menghubungi langsung bagian admisi. Biasanya ada halaman khusus yang mencantumkan semua ujian kemahiran bahasa Inggris yang diakui.

Selain itu, Duolingo menyediakan daftar lengkap institusi penerima DET di situs web resminya sebagai referensi awal. Informasi ini diperbarui secara berkala, jadi pengguna disarankan memeriksa versi terbaru.

Singkatnya, sertifikat Duolingo English Test diakui luas di banyak institusi pendidikan internasional, menawarkan alternatif praktis dan efisien. Namun, kehati-hatian dalam memverifikasi persyaratan spesifik dari setiap institusi tetap kunci keberhasilan aplikasi Anda.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Duolingo English Test diakui untuk pengajuan visa?

Pengakuan DET untuk visa sangat bervariasi tergantung negara dan jenis visa. Beberapa negara mungkin menerimanya untuk visa pelajar, sementara yang lain, terutama untuk visa imigrasi atau kerja, masih memerlukan tes seperti IELTS atau TOEFL. Selalu periksa persyaratan visa spesifik dari kedutaan atau konsulat negara tujuan Anda.

Berapa lama masa berlaku sertifikat Duolingo English Test?

Sertifikat Duolingo English Test umumnya memiliki masa berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian diambil. Setelah periode ini, Anda mungkin perlu mengambil ulang tes jika institusi tujuan Anda membutuhkan hasil yang masih valid.

Apakah Duolingo English Test sebanding dengan IELTS atau TOEFL?

Duolingo English Test dirancang sebagai alternatif yang lebih fleksibel dan terjangkau dibandingkan IELTS atau TOEFL, dengan format ujian yang berbeda. Banyak universitas menganggapnya setara untuk tujuan penerimaan, namun beberapa institusi atau program studi mungkin masih memiliki preferensi atau persyaratan khusus yang mengharuskan tes tradisional.



Ditulis oleh: Budi Santoso

Posting Komentar