Mahasiswa Penghina Suku Sunda dan Viking Resmi Dicabut Tiket Kampusnya dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

VGI.CO.ID - Drama kehidupan kampus kembali menyajikan episode pahit. Kali ini, sorotan jatuh pada seorang mahasiswa bernama Resbob yang harus menelan pil pahit berupa pengeluaran resmi dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Bukan karena prestasi akademik yang melesat atau inovasi brilian, melainkan akibat ulahnya yang kelewat batas: menghina suku Sunda dan para pendukung setia Persib, Viking.
Aksi Nyeleneh Berujung Pemecatan
Kabar mengejutkan ini datang langsung dari pihak kampus. Resbob, yang mungkin mengira aksinya bakal menuai tawa atau paling tidak perhatian, justru kini harus menatap kenyataan pahit. Setelah dugaan kuat adanya penghinaan terhadap suku Sunda, salah satu etnis terbesar dan paling dihormati di Indonesia, serta kepada Viking, komunitas suporter fanatik klub sepak bola Persib Bandung, pihak universitas tak tinggal diam.
Keputusan tegas telah diambil: Resbob secara resmi dikeluarkan dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Ini bukan sekadar skorsing, melainkan sebuah pemutusan hubungan akademik secara permanen. Sebuah akhir yang tragis untuk perjalanan di bangku kuliah, yang mestinya diisi dengan ilmu pengetahuan dan pengembangan diri, bukan malah aksi provokasi yang memecah belah.
Ketika Jempol Kebablasan, Karier Akademik Tamat
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi siapa pun, terutama para kaum terpelajar yang hidup di era digital, bahwa setiap ucapan dan tindakan di ruang publik memiliki konsekuensinya. Di tengah kebebasan berekspresi, ada batasan-batasan etika dan moral yang tak boleh dilanggar, apalagi yang menyangkut isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Menghina identitas budaya atau kelompok tertentu sama saja dengan menabuh genderang perpecahan, dan tentu saja, tak ada ruang bagi hal semacam itu di lingkungan akademik yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan keputusannya ini menunjukkan komitmennya untuk menjaga integritas institusi dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, jauh dari bibit-bibit kebencian dan diskriminasi. Semoga ini menjadi pelajaran berharga, tak hanya bagi Resbob, tetapi juga bagi seluruh mahasiswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menjaga lisan dari ucapan yang bisa melukai hati banyak pihak. Selamat jalan, Bang Resbob, semoga menemukan passion baru yang lebih positif dan tidak melibatkan penghinaan antar suku dan suporter.
FAQ
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum terkait insiden pemecatan Resbob dari kampus:
1. Siapa yang dikeluarkan dari kampus?
Seorang mahasiswa bernama Resbob.
2. Dari kampus mana ia dikeluarkan?
Dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
3. Mengapa ia dikeluarkan dari kampus?
Ia dikeluarkan karena menghina suku Sunda dan Viking, penggemar Persib.
4. Suku apa yang dihina oleh Resbob?
Suku Sunda.
5. Siapa itu Viking?
Viking adalah penggemar setia atau suporter klub sepak bola Persib Bandung.
**SEO
Posting Komentar