Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional: Rp90 Miliar Disita, 576 Rekening Diblokir
Jakarta, Indonesia – Dalam upaya berkelanjutan untuk memberantas perjudian daring, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri kembali menunjukkan taringnya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberantas kejahatan siber yang meresahkan masyarakat.
Melalui serangkaian penyelidikan intensif, pihak kepolisian berhasil membongkar jaringan judi online berskala internasional. Hal ini sejalan dengan perintah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto dan juga Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana.
Aksi Tegas Polri: Pemblokiran Rekening dan Penyitaan Aset
Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, mengumumkan bahwa pihaknya telah memblokir sebanyak 576 rekening yang diduga terkait dengan aktivitas judi online. Pemblokiran ini dilakukan berdasarkan Laporan Hasil Analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Laporan Informasi (LI) dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
Total dana yang berhasil diblokir mencapai angka fantastis, yaitu Rp63,7 miliar. “Sampai dengan bulan Agustus tahun 2025, Dittipidsiber Bareskrim Polri telah menindaklanjuti delapan LHA dari PPATK dan 41 laporan informasi (LI) dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri,” jelas Himawan dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Penyitaan Uang dan Proses Hukum Berlanjut
Selain pemblokiran rekening, Dittipidsiber juga melakukan penyitaan terhadap uang tunai senilai Rp90,6 miliar dari 235 rekening yang berbeda. Uang sitaan ini menjadi bukti konkret keseriusan Polri dalam menindak tegas pelaku judi online.
Saat ini, berkas perkara terkait telah dikirimkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebanyak lima berkas dan satu berkas lainnya ke Pengadilan Jakarta Selatan. Proses hukum terus berjalan untuk memastikan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.
Putusan Pengadilan dan Dampaknya
Perkembangan Signifikan dalam Penanganan Kasus
Polri juga telah menyelesaikan tiga berkas perkara yang telah mendapatkan putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam putusan tersebut, uang senilai Rp16,4 miliar dari 36 rekening dinyatakan disita untuk negara. Ini menunjukkan bagaimana hukum bekerja untuk memulihkan kerugian akibat perjudian online.
Putusan pengadilan juga memberikan penegasan penting terkait modus operandi dalam tindak pidana pencucian uang yang melibatkan perjudian online. “Hasil putusan ini merupakan pembaruan di mana sebelumnya putusan pengadilan terkait Perma Nomor 1 Tahun 2013 tidak menyebutkan tindak pidana asal perjudian online dan website judi online-nya,” ujar Himawan, menjelaskan perubahan signifikan dalam penanganan kasus judi online.
Pembaruan dalam Putusan Pengadilan
Putusan terbaru ini menjadi langkah maju dalam upaya pemberantasan judi online, yang juga menyatakan secara eksplisit situs-situs yang terafiliasi dengan perjudian online. Hal ini akan menjadi landasan hukum yang kuat dalam menindak para operator dan bandar judi online.
Komitmen Polri: Memberantas Kejahatan Siber Secara Komprehensif
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan komitmen Polri untuk menindak tegas seluruh aksi tindak pidana, mulai dari perjudian, narkoba, hingga penyelundupan. Penegakan hukum yang tegas adalah kunci untuk memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan.
Polri akan terus mengusut dan membongkar jaringan judi yang meresahkan masyarakat, sebagaimana yang dijelaskan oleh Kabareskrim Polri. Hal ini merupakan bagian dari Astacita ke-7, yang menekankan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan. Menurut badan pemerintah yang sah, tindakan tegas ini perlu terus dilakukan untuk melindungi masyarakat.
Masa Depan yang Lebih Aman
Dengan adanya upaya yang konsisten dan berkelanjutan dari Polri, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat. Upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memerangi kejahatan siber yang semakin kompleks dan merugikan banyak pihak.
Penindakan tegas terhadap pelaku judi online diharapkan dapat memberikan efek jera. Hal ini menunjukkan bagaimana sinergi antara berbagai lembaga negara berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengupayakan yang terbaik demi kesejahteraan dan keselamatan seluruh warga negara.
Posting Komentar