Bupati Pati Sudewo Bicara Blak-blakan Soal Pertemuan dengan Ahmad Husein dan Pemeriksaan KPK

Table of Contents

Bupati Pati Sudewo Blak-blakan soal Temui Pentolan Demo Ahmad Husein


Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, memberikan pernyataan penting terkait pertemuannya dengan salah satu tokoh yang menginisiasi demonstrasi yang menuntut pengunduran dirinya, yakni Ahmad Husein. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik atas dugaan keterlibatannya dalam kasus yang tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pertemuan tersebut menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai spekulasi terkait motif di baliknya. Sudewo juga tak luput dari pemeriksaan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Penjelasan Sudewo: Dialog dan Komitmen untuk Pati

Sudewo mengawali pernyataannya dengan menekankan bahwa pertemuannya dengan Ahmad Husein adalah bagian dari upaya membangun dialog yang konstruktif. Ia menyebutkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan daerah dan merangkul semua elemen masyarakat.

"Dialog membangun Pati yang baik," ujar Sudewo, seperti dilansir dari berbagai sumber setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Pemeriksaan ini berlangsung selama hampir tujuh jam, dimulai pukul 09.43 WIB dan berakhir pada pukul 16.29 WIB pada Rabu, 27 Agustus, di Jakarta.

Tanggapan Tegas Terkait Pemberian Sesuatu

Salah satu poin penting yang disoroti dalam pernyataan Sudewo adalah penegasannya terkait dugaan pemberian sesuatu kepada Ahmad Husein. Menanggapi pertanyaan wartawan, Sudewo dengan tegas membantah adanya pemberian apapun.

"Enggak. Enggak ada. Enggak kasih apa-apa," tegas Sudewo, menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pemberian dalam pertemuan tersebut. Pernyataan ini seolah ingin meredam isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya transaksi atau kesepakatan tertentu di balik pertemuan itu.

Respons Terhadap Demo dan Komitmen Kondusivitas

Selain menjelaskan pertemuannya dengan Ahmad Husein, Sudewo juga menanggapi isu demonstrasi yang sebelumnya pernah terjadi di Pati. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas di wilayahnya.

Sudewo mengimbau seluruh warga Pati untuk tetap menjaga suasana yang kondusif dalam setiap penyampaian aspirasi. Ia berjanji akan merangkul seluruh warga untuk menciptakan Kabupaten Pati yang aman dan damai.

Pentingnya Merangkul Warga dan Menjaga Keamanan

Komitmen Sudewo untuk merangkul seluruh warga menunjukkan upayanya untuk meredam potensi konflik dan membangun kembali kepercayaan masyarakat. Ia menyadari betul bahwa stabilitas daerah sangat penting untuk kelancaran pembangunan.

"Semua akan kami rangkul untuk Kabupaten Pati kondusif dan aman," katanya. Ini adalah pernyataan yang mencerminkan visinya untuk membangun daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Keterkaitan dengan Kasus di KPK

Pernyataan Sudewo ini juga tidak bisa dipisahkan dari statusnya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap di lingkungan DJKA. Kasus ini terkait dengan proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api, khususnya proyek pembangunan jalur ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso.

Sudewo diduga memiliki keterkaitan dengan kasus ini ketika masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Pemeriksaan oleh KPK menjadi langkah penting dalam mengumpulkan informasi dan bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi ini.

Tuntutan Mundur dan Respon Masyarakat

Sebelumnya, pada 13 Agustus 2025, ribuan warga Pati menggelar unjuk rasa yang menuntut Sudewo mundur dari jabatannya. Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Tuntutan mundur ini mencerminkan adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Respons Sudewo terhadap tuntutan ini menjadi krusial dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat.

Menghadapi Desakan dan Tetap Istikamah

Ratusan warga Pati bahkan telah mengirimkan surat kepada KPK, mendesak agar Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Menghadapi desakan tersebut, Sudewo menegaskan komitmennya untuk tetap istikamah dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Saya akan istikamah dan amanah untuk membangun Kabupaten Pati sebaik-baiknya,” ujar Sudewo. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia tidak gentar menghadapi tekanan dan tetap berpegang teguh pada prinsipnya untuk membangun daerah.

Mengajak Masyarakat untuk Kompak dan Solid

Sudewo juga mengajak seluruh warga Pati untuk tetap kompak, solid, dan damai dalam menyikapi berbagai dinamika yang terjadi. Ajakan ini menunjukkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Saya menyuruh masyarakat kompak, solid, dan damai,” katanya. Dengan demikian, Sudewo berharap masyarakat dapat bersatu dalam menghadapi berbagai persoalan dan tetap fokus pada pembangunan daerah.

Pernyataan Bupati Pati Sudewo ini memberikan gambaran jelas mengenai posisinya terkait berbagai isu krusial yang tengah dihadapi. Dari pertemuan dengan Ahmad Husein hingga pemeriksaan KPK, Sudewo berupaya memberikan klarifikasi dan menegaskan komitmennya untuk membangun Pati yang lebih baik. Langkah-langkah yang diambilnya akan sangat menentukan arah pembangunan dan stabilitas di Kabupaten Pati ke depannya.

Posting Komentar